Jakarta, 8 Oktober – Menko Kesra HR. Agung Laksono mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Kesra Nusantara yang telah kita lakukan selama ini merupakan kegiatan yang keempat kalinya. Kegiatan tersebut mengandung makna yang sangat strategis.
“Kegiatan Bhakti Kesra Nusantara yang telah kita lakukan selama ini merupakan kegiatan yang keempat kalinya. Kegiatan tersebut mengandung makna yang sangat strategis. Karena itu, dari awal saya minta untuk dilakukan dan saya dorong untuk terus dilaksanakan setiap tahun dengan sebaik-baiknya”, kata Menko Kesra HR. Agung Laksono dan Sambutan pada Apresiasi Bhakesra yang berlangsung pada Rabu (8/10/2014) di Hotel Borobudur, Jakarta.
Menko Kesra selanjutnya mengatakan “Kegiatan tersebut saya pandang sangat strategis karena:
Pertama, masyarakat di berbagai kepulauan terpencil yang kita kunjungi itu, sebenarnya adalah saudara-saudara kita, yang tentu saja harus kita berikan perhatian yang memadai. Sebagaimana merupakan keluarga, maka kehadiran kita untuk menyapa, mengunjungi, dan dengan membawa banyak buah tangan yang diangkut dengan kapal yang sangat besar, tentu akan membuat hidup mereka sangatlah gembira. Mereka yang selama ini hidup di pulau-pulau terpencil dan terdepan sangat berat, oleh karena itu akan merasakan manis dan indahnya mempunyai saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang memperhatikan mereka. Dengan kegiatan Bakesra itulah kehadiran negara dirasakan oleh masyarakat; dan itu sangat penting untuk menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kedua, bagi kita yang ikut terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan, semakin mengenali, memahami dan mengerti bahwa luasnya wilayah Indonesia dengan belasan ribu pulau ini, Benar-benar merupakan suatu kawasan yang mengandung kekayaan alam luar biasa banyaknya. Di samping itu juga memiliki kekayaan sosial budaya yang sangat indah dan beragam jumlahnya, sebagai warisan dari para leluhur kita di masa lalu. Berbagai kekayaan itu tentu saja sangat mungkin untuk dikembangkan dan diolah bagi kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kita, namun harus dikelola secara bijak, dikembangkan dan dilestarikan dengan baik.
Ketiga, dengan kegiatan ini diharapkan ada kegiatan yang berkelanjutan untuk membangun pulau-pulau tertinggal,terpencil dan terdepan ini.Kegiatan tidak berhenti pada saat kunjungan Tim Bhakesra saja, tetapi temuan-temuan pengembangan wilayah yang dilakukan para ilmuwan, dapat ditindaklanjuti”.
Dalam mengawali Sambutan ini, Menko Kesra mengatakan bahwa kesempatan yang penuh dengan suasana bahagia di pagi hari ini, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat bertemu pada acara Apresiasi Bhakti Kesra Nusantara tahun 2014. Apresiasi ini kami berikan kepada kementerian/lembaga, BUMN, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi profesi, dan pihak-pihak lain yang terkait erat dengan kegiatan Bhakesra.
“ Pemberian penghargaan yang baru saja kita saksikan tadi merupakan ungkapan terima kasih sebagai pengakuan dan penghormatan kepada saudara-saudara sekalian atas komitmen dan kerja keras dalam memberikan kontribusi pada tugas yang mulia ini. Mudah-mudahan apa yang telah saudara-saudara kerjakan dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pulau-pulau tertinggal, terpencil dan terdepan yang kita kunjungi”, tegas Menko Kesra.
Selanjutnya Menko Kesra mengatakan bahwa dalam konteks pembangunan kesejahteraan rakyat, bahwa upaya pembangunan yang mesti dilakukan di bumi nusantara yang luas dan mencakup belasan ribu pulau , tentu bukanlah hal yang mudah.
Bangsa kita memiliki belasan ribu pulau, dan 92 pulau diantaranya masuk kategori sebagai pulau terluar, yang berbatasan dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Timor Leste, Palau, Philipina, Papua Nugini, dan Australia. Pulau-pulau terluar tersebut sangat strategis keberadaannya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang lebih banyak dari kita.
Upaya membangun daerah seperti itu, tentu saja tidak bisa dengan semata-mata menggantungkan kepada pemerintah. Perlu keterlibatan seluruh komponen masyarakat, baik dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi profesi maupun dunia pendidikan. Dengan kerjasama antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat itulah, maka peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata telah diupayakan oleh negara, sebagaimana diamahkan dalam Undang-undang Dasar 1945.
Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara adalah suatu bentuk nyata bahwa kita semua bisa merajut kerjasama. Dan, rasa-rasanya kita masih perlu lebih banyak lagi melakukan berbagai kegiatan dengan berkolaborasi, bergotong royong dan bermitra untuk berbagai kegiatan lainnya, agar bisa memberikan hasil yang lebih bermakna bagi semua.
“ Barangkali, pertemuan saya dengan saudara-saudara dalam kegiatan Ekspedisi Bhakesra tahun ini adalah untuk yang terakhir kali, karena masa tugas saya sebagai Menko Kesra akan segera berakhir dalam waktu tidak lama lagi. Saya berharap dukungan dan komitmen saudara-saudara terus diperlukan pada pelaksanaan Ekspedisi Bhakesra di tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2015, telah kami agendakan Ekspedisi Bhakesra mengarah ke Teluk Tomini dalam rangka mendukung Sail Tomini 2015”, kata Menko Kesra dengan nada pamit.
“ Akhirnya, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kontribusi semua pihak yang telah menyukseskan Ekspedisi Bhakesra Nusantara 2014.Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya dan meridhoi upaya kita bersama untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di pulau-pulau tertinggal, terpencil dan terdepan”, kata mengakhiri Sambutannya.
Mengunjungi 30 Pulau dari 92 Pulau
Sementara itu, Staf Ahli Menko yang juga Plt. Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Wahnarno Hadi mengatakan bahwa tujuan dari diselenggarakannya kegiatan Apresiasi Bhakesra Tahun 2014 ini adalah memberikan apresiasi, ucapan terima kasih, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung Ekspedisi Bhakesra tahun 2014, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik. Adapun Bhakesra telah dilaksanakan dari tanggal 8 Juni s.d 21 Juni 2014 di Pulau Buton-Kabupaten Buton, Pulau Obi-Kabupaten Halmahera Selatan, dan Pulau Waigeo_Kabupaten Raja Ampat.
Jumlah instansi/institusi yang akan mendapatkan penghargaan berupa Plakat dan Sertifikat Penghargaan Bhakesra 2014 dari Bapak Menko Kesra sebanyak 46, berasal dari unsur TNI-AL, kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, SIKIB, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi keagamaan.
Berbagai pihak tersebut terlibat dalam kegiatan-kegiatan Bhakesra, yaitu :
- Pemberian bantuan sosial berupa alat-alat kesehatan, peralatan pendidikan, peralatan olahraga, alat kesenian, alat-alat berat, pembangkit listrik tenaga surya, alat desalinasi, kaca mata, sembako, dan lain sebagainya.
- Penyelenggaran pasar murah yang menjual bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan harga murah.
- Pelatihan keterampilan, pengobatan gratis, penyuluhan perilaku hidup sehat, kepramukaan, minat baca, dll.
- Penukaran uang yang sudah tidak layak beredar di masyarakat.
- Penelitian singkat di wilayah-wilayah yang dikunjungi.
Wahnarno menambahkan bahwa Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011, sampai dengan tahun 2014 ini jumlah pulau-pulau terpencil, kecil, terdepan, dan tertinggal yang dikunjungi Bhakesra sudah mencapai 30 pulau.
Selain itu dari tahun ke tahun jumlah instansi/institusi yang terlibat maupun nilai bantuan yang disalurkan semakin meningkat. Pada tahun 2014 jumlah instansi/institusi yang terlibat mencapai 46, sedangkan nilai bantuan lebih dari Rp 120 milyar, jauh lebih besar dibandingkan dengan anggaran pemerintah yang dialokasikan untuk kegiatan ini.
Semakin banyaknya pihak yang terlibat serta semakin tingginya nilai bantuan tersebut di atas, menunjukkan bahwa kegiatan Bhakesra yang sasarannya ke pulau-pulau terpencil, kecil dan terdepan, mendapat respon yang sangat baik dari berbagi kementerian/lembaga, BUMN, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagaaman, alumni berbagai sekolah, bahkan perorangan.
Mengingat begitu banyaknya perhatian dan komitmen yang telah diberikan berbagai pihak dalam menyukseskan Bhakesra Tahun 2014, maka mohon kiranya Bapak Menko Kesra berkenan memberikan sertifikat dan plakat tanda penghargaan dan selanjutnya memberikan arahan kepada kita semua untuk dapat terus mengembangkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.
Akhirnya atas terselenggranya kegiatan Apresiasi Bhakesra 2014 ini, kami penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat, serta permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraanny ada beberpa hal yang tidak berkenan. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, meridhoi segala upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. (Gs).
.