Jakarta, 16 Oktober - Menko Kesra HR. Agung Laksono mengatakan bahwa keberhasilan program selama lima tahun ini kita capai terus ditingkatkan dan yang bersifat terobosan dan percepatan terus ditingkatkan. Demikian antara lain dikatakan Menko Kesra HR. Agung Laksono dalam Sambutan pada Pemberrian Penghargaan bagi Pegawai dan Purna Tugas Kemenko Kesra, Kamis (16/10/2014) pagi di ruang Rapat Utama Kemenko Kesra, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.
“Keberhasilan yang selama lima tahun ini kita capai mari terus kita tingkatkan agar lebih baik. Koordinasi Kemenko Kesra baik bersifat kebijakan dan regulasi, penanganan masalah aktual dan urgent serta program-program kekesraan yang bersifat terobosan dan percepatan harus terus ditingkatkan”, harap Menko Kesra.
Harus Lebih Baik
Lebih lanjut Menko Kesra menegaskan “Sinkronisasi dan koordinasi kebijakan perencanaan pembangunan kesejahteraan harus terus dipacu, apalagi kita telah memiliki sarana dan prasarana penunjang berupa gedung yang bagus, tunjangan kinerja, program beasiswa, pelatihan-pelatihan, oleh karena kinerja harus terus ditingkatkan. Target penurunan Angka Kematian Ibu yang saat ini belum tercapai 118/KH harus dipercepat capaiannya pada akhir 2014, Program Pandu Gerbang Kampung, Sail Nusantara, Percepatan Pembangunan NTT, Penanggulangan Bencana, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Penanganan penyakit menular seperti zoonosis, HIV AIDS, program Gema Mitra harus terus dilanjutkan kedepan dan harus lebih baik, tepat sasaran dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Dalam mengawali sambutan ini, Menko Kesra mengajak kita semua untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah serta inayah-Nya kita semua masih diberikan kesehatan dan panjang umur sehingga dapat bersama-sama pada dalam acara pemberian penghargaan bagi para pejabat eselon I, II, III dan IV, para Purna Tugas dan seluruh pegawai dilingkungan Kemenko Kesra.
“ Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, 5 tahun, tepatnya pada Kamis tanggal dua puluh dua, bulan Oktober, tahun dua ribu sembilan, bertempat di Gedung Lama Ruang Rapat Utama Kemenko Kesra saya mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II”, kata Menko Kesra.
“Beberapa hari kedepan saya akan mengakhiri Jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, tentunya bagi saya sebagai manusia biasa banyak sekali kekurangan dan kekhilafan yang saya lakukan selama menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam mengemban tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan dihati Bapak dan Ibu serta saudara-saudara sekalian” kata Menko Kesra.
Tumbuh Secara Signifikan
Dalam kesempatan tersebut, Menko Kesra mengatakan bahwa selama kurun lima tahun terakhir pembangunan pada RPJMN 2010-2014 mengalami pertumbuhan yang signifikan, antara lain:
- Pada bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi terus meningkat rata-rata sebesar 5 %. Pada 2009 semula sebesar 4,5%, hingga akhir 2014 sebesar 5,21%. Pendapatan perkapita Indonesia juga terus meningkat, sebagai negara yang masuk dalam kategori negara dengan pendapatan ekonomi menengah. Pada 2004 sebesar US$1.188,4 hingga 2013 telah mencapai US$3.490.1.
- Angka kemiskinan turun dari 16,7% pada 2004 atau 36,1 juta jiwa dari jumlah penduduk menuju 11,25% atau 28.28 juta jiwa. Keberhasilan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan karena program-program kekesraan seperti: Program RASKIN, BOS, BSM, BPJS, PKH, PNPM Mandiri.
- Perkembangan PKH tahun 2007 semula jangkauannya mencakup 7 provinsi, 48 Kabupaten/Kota dan 387.928 RTSM, saat ini pada 2014 telah mencakup dengan target 3.000.000 RTSM.
- Kesempatan sekolah bagi anak miskin semakin besar. PP No. 66/2010 tentang Perubahan PP No. 17/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, yang mewajibkan perguruan tinggi negeri menerima mahasiswa miskin sebanyak 20% dari kapasitas Perguruan Tinggi. Sembilan universitas di Indonesia adalah bagian dari 300 Universitas Terbaik di dunia, seperti: UI, ITB, Unair, UGM, IPB, Undip, Unpad, Universitas Udayana dan Universitas Brawijaya.
- Angka melek aksara penduduk usia 15 tahun ke atas juga meningkat. Dari 75% pada tahun 2004 menjadi 82,8% pada tahun 2012.
- Dalam kurun waktu antara tahun 2006 sampai tahun 2009, persentase guru bersitifikat terus meningkat dari 3,0% menjadi 21,1%. Pada tahun 2012 persentasenya meningkat lagi menjadi 42,6%.
- Peluncuran BPJS Kesehatan pada tahun 2014 pada tahap pertama ditargetkan melayani 116 juta sampai 140 juta peserta di seluruh Indonesia. Setidaknya ada empat tantangan utama implementasi BPJS agar dapat berjalan baik; yakni perubahan pola pembayaran saat berobat, membuka akses kepada seluruh peserta BPJS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, perluasan kepesertaan BPJS, membenahi kualitas pelayanan kesehatan, dan memberikan sosialiasi pada seluruh rumah sakit atau puskesmas yang sudah terdapat fasilitas BPJS.
- Laju deforestasi berhasil diturunkan menjadi 0,45%. Keberhasilan rehabilitasi lahan melalui penanaman pohon di kawasan hutan dan non-kawasan hutan di seluruh wilayah Indonesia telah menurunkan luas lahan sangat kritis sebesar 1,62 juta ha yaitu dari 6,29 juta ha pada tahun 2006 menjadi 5,27 juta ha pada tahun 2012 dan lahan kritis berkurang sebanyak 1,28 juta ha, dari 23,31 juta ha pada tahun 2006 menjadi 22,03 juta ha pada tahun 2012.
- Kreasi ekonomi kreatif telah memberikan kontribusi sebesar 7% PDB nasional, menyerap 118,8 juta tenaga kerja dari total tenaga kerja nasional dan membentuk 5.4 juta usaha yang 9,68% merupakan total jumlah usaha nasional. Ekonomi kreatif telah memberikan kontribusi sebesar 119 triliun atau 5,72% dari total ekspor nasional dan pertumbuhan ekonomi kreatif hingga saat ini telah tercapai 5,76% atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,74% (2013).
- Berbagai keberhasilan Kemenko Kesra dalam melaksanakan program-program pro rakyat tentunya masih tetap memerlukan pengawasan dan evaluasi. Kita harus tetap mengidentifikasi hal-hal yang terus berkembang dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat di masa yang akan datang. Sebagai contoh, saat ini masih terdapat beberapa hal yang masih menjadi pending issues dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, diantaranya adalah pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya alam dan perlindungan fungsi lingkungan hidup secara berkelanjutan, berkeadilan, dan berkeseimbangan untuk kesejahteraan rakyat, peningkatan pengelolaan distribusi Raskin, penyempurnaan aspek regulasi penyelenggaraan jaminan sosial nasional, pemenuhan kebutuhan rumah layak huni dan penanganan permukiman kumuh, revitalisasi objek pariwisata penting sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan rakyat, pemerataan layanan pendidikan berkualitas dalam pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar serta pembangunan karakter bangsa, peningkatan ketahanan keluarga dan kesejahteraan anak, pelaksanaan PNPM Mandiri dalam bentuk dana bergulir untuk kegiatan ekonomi masyarakat, dan masih banyak lagi upaya peningkatan kesejahteraan rakyat lainnya.
Beberapa isu tersebut mengingatkan kita betapa banyaknya permasalahan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang masih membutuhkan kerja keras kita sebagai Pemerintah untuk dapat meningkatkan koordinasi dalam merumuskan kebijakan yang dapat dijadikan solusi bagi isu-isu kesejahteraan tersebut.
Beri Apresiasi
Menko Kesra Hr. Agung Laksono mengatakan atas nama pemerintah, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pejabat dan segenap pegawai dilingkungan Kemenko Kesra yang telah berperan serta aktif untuk membantu tugas-tugas saya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, karena tanpa bantuan dan dukungan dari bapak dan ibu sekalian saya tidak dapat berbuat apa-apa. Banyak pengalaman serta pelajaran yang dapat saya peroleh sebagai Menko Kesra dan merupakan guru yang sangat berharga dalam kehidupan saya, suka dan duka yang saya alami selama menjabat akan menjadi warna tersendiri dalam perjalanan hidup saya.
Saya sangat memberikan apresiasi bahwasanya sampai saat ini seluruh pegawai dan purna tugas, secara konsisten terus menerus aktif berpartisipasi menjalankan tugas-tugas Kemenko Kesra dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semoga semua upaya dan sumbangsih kita bersama berhasil bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.
Demikian sambutan dari saya, semoga niat dan upaya serta kerja keras kita ini senantiasa mendapat ridho dan kekuatan dari Allah SWT. Amiin.
Puisi Sesmenko Kesra
Sementara itu,Sesmenko Kesra Drs.H.Sugihartatmo. MPIA memberikan laporan pelaksanaan tugas dan program Kemenko Kesra selama lima tahun. Dalam kesempatan tersebut, Sesmenko menuangkan dalam Puisi:
Keabadian hanyalah Hak Yang Maha Kuasa, Keabadian bagi manusia adalah maya’
Demikian juga hubungan antar manusia, Keabadian yang sesungguhnya bagi kita adalah kodratnya.
Bahwa kita hidup dalam naluri sosialnya, kita harus saling membantu, bertenggang rasa,
Demikianlah normanya, agar manusia terjaga kelangsungan kehidupannya.
Dikala perjalanan hidup manusia semakin jauh, Ragam pengalaman semakin penuh, basa basi kehidupanpun sering menjadi jenuh,
Sensitifitas batin kadang rawan disentuh,
Sedangkan sesungguhnya terharap Kearifan kita harus semakin bertumbuh.
Hari ini kita dalam kebersamaan, kebersamaan untuk suatu kebahagiaan, karena Sang pemimpin akan memberi penghargaan, pada apa yang sang anak buah telah berikan, yang telah abdikan untuk kepentingan Tugas kuwajiban yang telah diemban, mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat kebanyakan.
Hadir dalam acara tersebut antara lain para pejabat eselon, Staf Khusus Menko Kesra, Tenaga Ahli Menko Kesra, para pejabat Kemenko Kesra lainnya dan para pegawai purna tugas Kemenko Kesra Tahun 2009 – 2014.(Gs).