Jakarta, 30 Oktober 2014 – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia & Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan melakukan rapat koordinasi hari ini di kantor Menko PMK. Agenda utamanya adalah guna memastikan agar aspek pembangunan manusia dan kebudayaan yang ada di Sembilan Agenda Prioritas (Nawa Cita), yang disampaikan pada kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres), diterjemahkan menjadi kebijakan pemerintahan saat ini.
“Kami berdua bertemu sekarang untuk memastikan bahwa berbagai item yang ada di Nawa Cita yang terkait dengan pembangunan manusia & kebudayaan itu diterjemahkan menjadi kebijakan untuk kemudian dilaksanakan,” ungkap Menko PMK Puan Maharani.
Kedua menteri dari generasi muda tersebut terutama membahas 3 agenda prioritas yang merupakan bagian Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melakukan revolusi karakter bangsa, dan memperteguh kebhineka-an & memperkuat restorasi sosial Indonesia. Dalam dokumen Nawa Cita di masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres), ketiga agenda prioritas tersebut mencakup program antara lain “Indonesia Pintar” melalui wajib belajar 12 tahun bebas pungutan, membangun pendidikan kewarganegaraan, serta mengembangkan insentif khusus untuk memperkenalkan dan mengangkat kebudayaan lokal. Selain itu dalam Rakor tadi dibahas juga mengenai aspek pembangunan pedesaan dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup manusia, kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
“Saya dan Pak Anies sudah berkomitmen dari awal untuk menerjemahkan agenda prioritas dalam Nawa Cita yang menjadi wewenang kami untuk laksanakan, menjadi action plan yang konkrit dan terukur. Kami akan pantau terus pelaksanaannya day-by-day agar semua sinergis dan terkoordinasi,” tambah Puan.
*****
Biro Informasi dan Persidangan
Telepon/Fax : (021) 3453289, 3507679
Website : http://www.menkokesra.go.id; E-mail : informasi@menkokesra.go.id
Kategori: