Jakarta, 12 Nopember - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menjadi pembicara kunci pada acara Dialog Nasional tentang Inovasi Teknologi dan Komunikasi (TIK) untuk Pelayanan Publik Berbasis Elektronik yang diselenggarakan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Auditorium kantor BPPT, Jakarta (12/11). Hadir dalam acara tersebut Kepala BPPT, Unggul Priyanto dan sejumlah pejabat yang terakit.
Dalam pidatonya Menko PMK menekankan pentingnya menjadikan manusia sebagai subjek pembangunan, bukan objek pembangunan, untuk itu dalam misi dan visi pemerintahan yang terangkum dalam Nawacita atau sembilan agenda prioritas pembangunan menyatakan bahwa membangun sumber daya manusia (SDM) yang andal dan berdaya saing menjadi salahsatu agenda prioritas pemerintah.
"Untuk itu pendidikan dan kesehatan menjadi basis pembangunan SDM untuk menjadikan manusia Indonesia yang berkualitas, yang sehat, cerdas, unggul dan berdaya saing," jelas Menko PMK.
Lebih lanjut, Menko PMK menjelaskan bahwa untuk membangun manusia Indonesia yang berkualitas, pemerintah memerlukan tidak hanya aparat yang bersih tetapi juga sistem yang efektif, demokratis dan terpercaya. "Kapasitas dan kualitas aparat pemerintah juga perlu terus ditingkatkan untuk dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik," tegas Menko PMK.
Menurut Menko PMK, dengan semakin berkembangnnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini pemerintah harus mampu memanfaatkan sebaik-baiknya agar pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel dapat terwujud. Implementasi TIK untuk pelayanan publik pastinya dapat mendukung penguatan jalannya pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan pelayanan publik.
Menurut Menko PMK, pelayan publik berbasis elektronik merupakan hal yang penting dan strategis untuk terus dikembangkan. "Namun sekali lagi saya tekankan bahwa membangun kualitas sumber daya manusia adalah yang lebih penting," tegas Menko PMK. (deni)
Kategori: