Jakarta, 7 Januari - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berencana menunda acara launching Asian Games Ke-18 2018 yang diagendakan berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, pada 7 Januari ini. Penundaan dilakukan karena Indonesia masih dalam suasana berkabung oleh musibah pesawat AirAsia QZ8501.
‘'Acara launching Asian Games terpaksa ditunda karena musibah AirAsia yang menimpa saudara-saudara kita. Selain itu, juga karena Presiden OCA (Dewan Olimpiade Asia, Sheik Fahad al Sabah) tidak mempunyai banyak waktu di Indonesia,'' ujar Ketua KOI Rita Subowo kepada HARIAN NASIONAL setelah bertemu Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senin (5/1/2015).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen KOI Hifni Hasan menjelaskan, pengunduran acara launching Asian Games 2018 itu atas permintaan Presiden Joko Widodo. Presiden menilai tidak etis menggelar pesta di tengah kesedihan akibat musibah pesawat Air Asia QZ8501 pada Minggu (28/12/2014) lalu.
‘'Itu (penundaan) atas permintaan Presiden (Jokowi) karena lauching Asian Games ini kan bersifat perayaan sebagai penanda bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah Asian Games. Jadi, kami tidak ingin menyelenggarakannya dalam kondisi seperti ini," kata Hifni menguraikan.
Launching Asian Games 2018 diperkirakan baru bisa digelar pada Februari mendatang, tepatnya usai Rapat Anggota Tahunan KOI yang direncanakan berlangsung akhir bulan ini. ‘'Setelah Rapat Tahunan (KOI), baru kita akan membicarakan secara detail terkait launching Asian Games ini sekaligus akan memperkenalkan maskot Asian Games," ujar Hifni.
Presiden OCA Sheik Fahad al Sabah dijadwalkan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (6/1/2015) pagi ini. Selain rombongan OCA, beberapa presiden federasi dan organisasi olahraga internasional juga diagendakan hadir di Indonesia, seperti Presiden Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) Poul Erik Hoyer Larsen serta Senior Vice President Federasi Sepak Bola Asia (AFC ) Zhang Jilong.
Rombongan bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada gala dinner di Hotel Mulia, Senayan, pada Selasa (6/1/2015) malam. Rabu (7//20151), rombongan diagendakan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. (Hn/Gs).
Kategori: