Jakarta, 12 Januari - Para pengusaha muda wajib berpartisipasi dalam membangun daerah asal masing-masing, dalam rangka meningkatkan keseimbangan dan pemerataan pembangunan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani saat berbicara pada diskusi yang diselenggarakan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) XV/2015 di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/1/2015).
"Para pengusaha muda merupakan potensi dan harapan masa depan serta generasi cerdas penggerak ekonomi. Mereka harus bisa berpartipasi membangun wilayah masing-masing sehingga tercipta keseimbangan pembangunan di Indonesia," kata Menko PMk Puan Maharani.
Menteri Puan seperti yang dirilis Laman Beritasatu, menyebutkan, peluang bagi pengusaha termasuk pengusaha muda begitu luas terlebih akses yang telah dibuka selebar-lebarnya oleh pemerintah.
Selain itu, gerakan pengusaha muda dengan sejumlah potensinya juga menjadi solusi dalam memperbaiki keseimbangan ekonomi Indonesia barat dan timur, sehingga terjadi pemerataan lebih baik lagi.
"Jangan ragu dalam melakukan terobosan dan jangan berkecil hati saat berkarya. Pangusaha muda Indonesia harus berdiri tegak dan tak hanya dihormati di dalam namun juga disegani di tingkat internasional," katanya.
Di sisi lain, Puan mengingatkan, hendaknya bangsa Indonesia tidak lupa asal mula diri, yang justru menjadi kekuatan dan keunggulan dalam pergaulan di tingkat global.
"Jangan sesekali melupakan asal mula dan kearifan lokal, karena itu adalah kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia yang bisa menjadi modal untuk mandiri," katanya.
Menurut dia, karena potensi itu pula pengusaha muda harus mengenal dan tahu betul potensi daerah asal masing-masing kemudian terjun untuk mengembangkannya. Menurut dia, masih cukup banyak potensi yang bisa digarap di daerah, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia.
Menko PMK juga mengapresiasi berkembangnya para pengusaha muda perempuan. Mereka mulai mengambil peran strategis dalam pembangunan di negeri ini.
"Saya melihat pengusaha muda perempuan di Hipmi ini cukup banyak, hampir setengahnya. Dengan semangat keterbukaan diharapkan ke depan pengusaha perempuan bisa lebih mengambil posisi penting," tegas menko PMK. (Bs/Gs).
Kategori: