Jakarta, 27 Januari 2015 - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menerima Audiensi Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Pudji Astuti, di Ruang Rapat Menko PMK. (ole/erlia)
Special Olympics adalah sebuah gerakan global yang memberdayakan Tuna Grahita (disabilitas intelektual / intellectual disabilities) melalui pelatihan dan kompetisi olahraga dan telah diakui oleh International Olympic Committee (IOC) sebagai satu-satunya organisasi olimpiade khusus Tuna Grahita. SOIna (Special Olympics Indonesia ) adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga Tuna Grahita di Indonesia yang memberi kesempatan bagi warga Tuna Grahita untuk menjadi orang berguna dan produktif serta dapat diterima dan dihargai sebagai bagian dari masyarakat melalui olahraga. SOIna mempunyai misi antara lain, memberikan kesempatan yang berkesinambungan untuk membentuk fisik yang sehat, menunjukkan keberanian, merasakan kebahagiaan dan memperlihatkan kemampuan, keahlian dan persahabatan dengan keluarga atlet Special Olympics lainnya dan masyarakat
SOIna bergabung menjadi anggota Special Olympics International pada tanggal 9 Agustus 1989 sebagai anggota ke-79 dari 180 negara anggota SOI diseluruh dunia. Dalam rangka meningkatkan pembinaan dan prestasi olah raga para Atlet Tuna Grahita, SOIna akan ikut berpartisipasi dan bertanding pada Agenda empat tahunan Special Olympics Internasional, pada tanggal 25 Juli sd 2 Agustus 2015 di Los Angeles-USA. Special Olympics Indonesia akan mengirimkan kontingen ke Special Olympics World Summer Games di Los Angeles - USA sebanyak 61 orang yang terdiri dari 42 atlet, 13 Pelatih, 4 Asisten Pelatih, 1 Asisten HOD dan 1 HOD. Kontingen Indonesia direncanakan akan berangkat pada tanggal 20 Juli s/d 3 Agustus 2015 dan akan mengikuti cabang olahraga Atletics, Aquatics, Badminton, Basketball, Table Tennis, Football 5 A Side dan Bocce.
Kategori:
