Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on April 21, 2015

Jakarta, 21 April 2015 - Deputi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan urusan Pendidikan dan Agama Prof. Dr. Agus Sartono melakukan sosialisasi program Kartu Indonesia Pintar (KIP) melalui siaran radio yang disiarkan secara langsung di Pro 3 FM Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, Selasa pagi (21/4/2015). (foto:kohar/deni)

Sejalan dengan agenda prioritas pemerintah Republik Indonesia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasioanl (RPJMN) 2015-2019, pemerintah Indonesia memberikan bantuan tunai untuk pengeluaran personal pendidikan melalui Program Indonesia Pintar kepada 20,3 juta anak usia sekolah dari keluarga penerima KKS atau yang memenuhi kriteria yang ditetapkan sebelumnya.

Menurut Prof. Agus Program Indonesia Pintar ditujukan  bagi anak usia sekolah yaitu 6-12 tahun. Program tersebut bertujuan untuk membantu anak dari keluarga kurang mampu agar menjamin keberlanjutan pendidikan antar jenjang pendidikan hingga SMA/SMK.MA, mengurangi angka putus sekolah, dan mendorong pengikut-sertaaan anak usia sekolah yang tidak lagi terdaftar di satuan pendidikan untuk kembali bersekolah.

"Sebagai penanda kepesertaan program, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada mereka yang berhak," terang Agus.

Prof. Agus mengatakan bahwa KIP akan dibagikan kepada mereka yang terdaftar maupun yang tidak lagi terdaftar di sekolah/madrasah/lembaga pendidikan lainnya. "Mereka akan mendapat bantuan tunai pendidikan dengan syarat, mereka harus mendaftarkan diri mereka ke lembaga pendidikan formal maupun non-formal. Setelah itu mereka akan didaftarkan sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar untuk disahkan oleh pemerintah," ujar Prof. Agus.

Kategori: