Jakarta (30/07)--- Sesmenko PMK, Sugihartatmo (kedua dari kiri) mewakili Menko PMK foto bersama usai memberikan anugerah Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) 2015 kepada sejumlah korporasi yang dinilai telah sukses menjalankan Program tanggung jawab korporasi (CSR). Acara berlangsung di Grand Ball Room Kirana, Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu malam (29/07) dan diketahui telah terselenggara untuk ke-7 kalinya dengan menetapkan sejumlah kategori bagi para korporasi yang turut berpartisipasi. Selain korporasi, penghargaan yang merupakan hasil kerja sama antara Kemenko PMK dengan CFCD (Corporate Forum for Community Development) ini juga diberikan kepada sembilan pemenang perseorangan dengan kategori managerial, lapangan, dan pelaku mitra.
Beberapa kategori yang ditetapkan untuk korporasi antara lain program pemberdayaan usaha mikro rumah tangga miskin; program koperasi/lembaga keuangan mikro; program peningkatan ketahanan pangan rumah tangga miskin; program pelayanan kesehatan anak balita; program partisipasi pelayanan kesehatan ibu hamil dan melahirkan; program partisipasi penanggulangan dan pencegahan (HIV/AIDS, malaria, TBC, dan penyakit menular lainnya); program pendidikan di semua tingkatan; program kelompok simpan pinjam untuk perempuan; program penciptaan akses terhadap air minum/bersih dan sanitasi lingkungan; program akses rumah tangga miskin terhadap penerapan energi terbarukan; program partisipasi penciptaan lapangan kerja baru; program produk daur ulang; program partisipasi dalam pemberdayaan laut dan pesisir; dan program penanaman pohon di atas lahan yang tidak produktif.
Korporasi yang memenangkan kategori yang ditetapkan itu selanjutnya menerima anugerah sesuai tingkatan mulai dari apresiasi, silver, gold, dan platinum. Untuk tahun 2015 ini, jumlah korporasi yang telah berpartisipasi ada 28 terdiri atas BUMN, swasta nasional, dan lembaga masyarakat hasil binaan korporasi.
"GPBM diharapkan tidak bertujuan award oriented tetapi harus dijadikan sebagai ajang pengenalan program CSR dunia usaha yang telah berhasil memberdayakan masyarakat sesuai dengan tiga nilai yang dianut yaitu human development, economic development, dan environment and human awareness," kata Tri Harjono, Ketua Umum CFCD, dalam sambutannya sekaligus panitia penyelenggara anugerah GPBM 2015 ini.
Sementara itu, Menko PMK dalam sambutannya yang dibacakan sesmenko PMK menyatakan sangat mengapresiasi upaya dunia usaha dalam membantu program pemerintah memberdayakan masyarakat dan membangun manusia serta budaya Indonesia. "Kemenko PMK dengan fungsi koordinatornya akan terus mengawal peran serta berbagai pihak termasuk dunia usaha untuk membantu pemerintah terutama di daerah yang memang tidak mungkin berjalan sendiri dan tentu butuh bantuan berbagai pihak. Maka, di antara kita semua perlu ada asas saling percaya. Dunia usaha harus percaya dengan pemerintah terutama dalam hal pengelolaan dana CSR." Demikian sambutan menko PMK. (IN/humas)
