Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 03, 2015

Padang, 3 September 2015 - Plt. Deputi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) urusan Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Tb. Rahmat Sentika memberikan arahan dan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan dengan tema Sinergi Kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Kemiskinan di Propinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan pada Kamis (3/9/2015). 

Hadir dalam rakor tersebut Asisten II Bidang Kesra Propinsi Sumatera Barat, Ketua Bappeda propinsi sumatera Barat, pejabat di lingkungan Kemenko PMK serta para pejabat dilingkungan pemerintahan kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Dalam arahannya Rahmat Sentika mengingatkan agar penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah baik pusat dan daerah tidak terlepas dari upaya pengembangan karakter atau jati diri masyarakat dan bangsa yang ditandai dengan terbangunnya modal sosial yang tercermin pada bekerjanya pranata gotong royong, berdayanya masyarakat, meningkatnya kepercayaan antar warga, yang berorientasi untuk menumbuhkan kepedulian sosial.

Lebih lanjut, Rahmat Sentika menjelaskan bahwa dalam upaya penanggulangan kemiskinan, telah dilakukan intervensi berupa kebijakan, program, kegiatan dalam berbagai bentuk, dari berbagai pihak, khususnya oleh Pemerintah, agar masyarakat sasaran dapat segera keluar dari himpitan yang dialami selama ini.

"Namun, yang lebih penting dari semuau paya tersebut, adalah bagaimana kita semua melakukannya secarabersama, dengan mengedapankan nilai-nilai: kesungguhan komitmen, kerja keras, dan bergandengan tangan untuk bergotong royong menyelesaikan semua masalah yang ada secara mandiri. Nilai-nilai tersebut saat ini tengah kita gaungkan kembali dengan nama“REVOLUSI MENTAL”. jelas Rahmat. (deni/humas)