Parigi Moutong (19/8) -- Puncak Sail Tomini 2015 diselenggarakan di Pantai Kayubura, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani beserta para menteri kabinet kerja. Sail Tomini 2015 kali ini adalah penyelenggaraan Sail yang ke-7, yang telah dilaksanakan sejak tahun 2009. memberikan dampak kepada daerah dalam percepatan pembangunan daerah kepualauan dan daerah tertinggal, dengan cara menggalang keterpaduan dan sinergibprohram lintas Kementerian/Lembaga dan Daerah guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dalam laporannya, Menko PMK Puan Maharani menjelaskan bahwa Sail Tomini ini bentuk praktek gotong royong yang dilaksanakan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat untuk ikut serta, ikut bekerja dan ikut menanggung beban dalam 'Pembangunan Indonesia sebagai Negara Maritim yang Maju dan Mandiri'. Sentuhan program Sail Tomini ini juga dilakukan secara komprehensif dan tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga mencakup pembangunan manusia dan kebudayaan termasuk membangun kesadaran sebagai bangsa bahari dan maritim. Sekaligus model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal yang pada umumnya berada di pesisir. Menko Puan berharap selain percepatan pembangunan juga dapat mempromosikan lokasi kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Kegiatan Sail Tomini kali ini terdapat 7 bidang kegiatan yaitu : 1. Bhakti sosial dan pelayanan kesehatan, yang dilaksanakan secara gotong royong melalui Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra) 2. Penguatan karakter generasi muda dan semangat bahari 3. Pengkajian sumberdaya laut 4. Promosi pengembangan daerah dan pariwisata 5. Pemberdayaan masyarakat sekitar 6. Pembangunan sarana-prasarana yang dilaksanakan bersama K/L terkait. 7. Penyelarasan dan acara puncak Menko PMK di akhir laporannya juga berharap kepada pihak terkait senantiasa mengusahakan kegiatan-kegiatan yang mampu menghasilkan dampak berkelanjutan, agar pasca pelaksanaan sail daerah masyarakat parigi moutong khususnya dan masyarakat luas dapat merasakan manfaat nyata dalam pembangunan daerah, sebagai kegiatan pemicu atau stimultant, yang memerlukan tindak lanjut pemerintah dan masyarakat. (humas/ng)
Kategori: