Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 01, 2015

Jakarta, 1 Desember - Staf Ahli Bidang Kreativitas dan Inovasi Teknologi Menko PMK, Maruhum Batubara membuka Seminar Hasil Analisis Pengembangan Kebijakan Program Raskin. Dalam sambutannya, Maruhum mengatakan bahwa pemerintah telah menjalankan program Raskin selama 17 tahun dengan mengeluarkan berbagai kebijakan. Kebijakan itu sendiri dimaksudkan untuk memperbaiki program Raskin. Maruhum memberi contoh, adanya perbaikan jumlah Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM), Titik Distribusi hingga unifikasi data merupakan upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah. Perbaikan itu, jelasnya, sebagai bentuk kompensasi dicabutnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). ""Ketepatan sasaran merupakan faktor kunci dalam perbaikan program Raskin," sebutnya.Karena itu Maruhum mengapresiasi kegiatan Seminar Hasil Analisis Pengembangan Kebijakan Program Raskin. Ditambahkannya, masukan para pakar maupun akademisi terhadap program Raskin salah satu bentuk upaya perbaikan.

Memang dalam kesempatan itu, para pakar maupun akademisi memberikan masukan kepada Tim Koordinasi Raskin Pusat berdasarkan penelitian yang telah mereka lakukan selama berlangsungnya program Raskin. Para pakar itu diantaranya, Pakar Pertanian Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Tuhana serta Pakar Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Suyanto. Paparan para pakar itu dipandu oleh G Fajar Suryono, Plt Asdep Bidang Kompensasi Sosial. Sementara Wahyu Suparyono, Direktur Pelayanan Publik Perum BULOG, Chazali Situmorang mantan Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK dan mantan Ketua DJSN memberikan masukan terhadap paparan para akademisi. PS