Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on January 29, 2016

Jakarta, 29 Januari - Deputi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bidang Peningkatan Kesehaan Tb. Rahmat Sentika menjadi narasumber pada Seminar Hari Gizi Nasional yang diselenggarakan di Aula Heritage, Kantor Kemenko PMK, Jakarta. (29/1). Adapun narasumber lainyanya adalah Rita Ramayulis, Praktisi Gizi Klinik, Kebugaran dan Olahraga sedangkan yang menjadi moderator adalah Meida Octarina, Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Lingkungan Kemenko PMK.

Seminar dilsenggarakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Gizi Nasional ke-56 yang jatuh tiap tahunnya pada tanggal 29 Januari. Peringatan Hari Gizi kali ini mengusung tema "Bersama Membangun Gizi Menuju Bangsa yang Sehat Berprestasi". Seminar juga bertujuan untuk mmeberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan mensosialisasikan pesan-pesan gizi dan arti kesehatan.

Dalam pidato sambutan Menko PMK, Puan Maharani yang dibacakan Deputi Menko PMK Bidang Peningkatan Kesehatan menyebutkan bahwa Kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dalam mencegah masalah kekurangan dan kelebihan gizi sejak usia dini perlu terus menerus dilakukan dan didukung oleh segenap komponen bangsa.

Menurut Menko PMK, Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 mengungkapkan bahwa hanya sekitar separuh anak Indonesia yang berstatus gizi normal. Sisanya mengalami kurus, pendek, gemuk dan anemia, baik pada usia balita maupun usia sekolah. Kekurangan dan kelebihan gizi akan mempengaruhi kualitas dan daya saing sumber daya manusia masa depan bangsa. Oleh karena itu, upaya memberikan edukasi mengenai gizi seimbang sejak usia dini perlu terus dilakukan.

"Hasil Riskesdas 2013 juga menunjukkan 26.1% penduduk Indonesia tergolong aktivitas fisik kurang aktif. Selain itu, terdapat pula masalah kekurangan vitamin dan mineral. Sekitar 37% ibu hamil, 28.1% anak balita dan 26.4% anak usia sekolah mengalami anemia". terang Menko PMK.

Akhir kata, Menko PMK dalam sambutannya mengajak semua komponen bagsa untuk berkontribusi secara optimal dalam membangun kualitas hidup manusia Indonesia yang sehat dan sejahtera sesuai  sesuai program Nawacita Jokowi-JK. (deni)

Kategori: