Kubu Raya (15/3) - Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama diwakili Asdep PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat Dr. Femmy Eka Kartika Putri ,Mpsi membuka Rapat Koordinasi Identifikasi Permasalahan Kebijakan PAUD, Dikdas dan Dikmas di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, Hadir narasumber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya Drs. Muhammad Yunus, M.Pd, Kabid PNFI Kota Pontianak Ermansyah.
Didepan peserta rakor yang diikuti perwakilan SKPD terkait , Anggota DPRD Komisi Pendidikan , Bappeda dan Biro kesra Pemda , Asdep Paud Dikdas dan Dikmas Dr Femmy Eka Putri ,Mpsi dalam pemaparannya menyampaikan masih tingginya capaian Indeks Integritas Ujian Nasional terlihat indikasi kecurangan Ujian Nasional SD, SMP di kabupaten Kubu Raya melebihi 55 persen secara Nasional ,Kondisi memprihatinkan ini hendaknya menjadi titik tolak perbaikan bagi semua pihak baik Pemerintah Daerah,Instansi terkait , para Guru , dan Orang tua agar indikasi angka kecurangan ini pada tahun depan setiap tahun tidak semakin naik . Tingginya angka indikasi kecurangan Ujian Nasional atau UN jika terus berlanjut akan berdampak merugikan bagi Sekolah akan terkena Sanksi tidak dapat mengikuti penerimaan atau pendidikan selanjutnya . Asdep Paud.Dikdas dan dikmas Femmy Eka putri berharap tidak ada lagi perbuatan curang atau membesar besarkan nilai UN terjadi di satuan lingkungan pendiidkan ,kendati pemerintah telah menetapkan bahwa UN 2016 ini bukan penentu utama kelulusan namun kita besama dapat mendorong upaya Pemerintah yang kini terus menggalakkan kampanye pelaksanaan UN dengan jujur dan berintegritas guna menghasilkan Pendidikan Berkualitas . (Deputi IV )
Kategori:
