Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on May 31, 2016

Cianjur (30/05) – Negara melalui agenda Nawa Cita berkomitmen melindungi seluruh warga negaranya, termasuk 1,8 juta jiwa Warga Negara Indonesia yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah di seluruh penjuru dunia. Upaya yang telah ditempuh pemerintah antara lain memulangkan para TKI bermasalah, dan setelah tiba di daerah asal akan diberdayakan melalui program-program pemberdayaan.

“Pemerintah telah berlakukan moratorium penempatan TKI, khususnya Penatalaksanaan Rumah Tangga (PLRT) ke seluruh negara di Timur Tengah”, tegas Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Sujatmiko saat menyampaikan pidato pembukaan Rapat Koordinasi Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Dalam Rangka Pemulangan dan Pemberdayaan TKI Bermasalah yang di gelar di Hotel Sangga Buana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Rakor itu sendiri dilaksanakan bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Cianjur, dihadiri oleh sekitar 170 peserta yang merupakan perwakilan dari SKPD terkait, Camat se-Kab. Cianjur, Kapusbin KBPP se-Kab. Cianjur, 32 Kepala Desa, MUI, Petugas Motekar, Korcam POL, TP PKK, Dharma Wanita, P2TP2A, LSM LEPAS, SBMI, TV Cianjur, dan perwakilan 4 kab/kota.

Tercatat terdapat 4 narasumber utama yang menyampaikan paparan dalam rakor yang bertujuan untuk menemukan permasalahan penyebab terjadinya TKI Bermasalah dan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pemberdayaan TKI Bermasalah, yaitu : Asisten Deputi Pemberdayaan Perempuan Kemenko PMK; Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Kab. Cianjur; Kaban P3AKB; dan Perwakilan dari SBMI.

Penetapan Cianjur sebagai lokasi rakor, antara lain didasari oleh pertimbangan bahwa Cianjur merupakan daerah sumber asal TKI dan urutan ke 6 daerah yang penduduknya bekerja sebagai  TKI di luar negeri.

“Dengan besarnya penduduk Cianjur yang menjadi TKI di luar negeri, maka Pemerintah Daerah Kab. Cianjur akan terus bersinergi dengan Pusat serta lintas sektor lainnya untuk upaya-upaya pemberdayaan dan peningkatan kompetensi TKI”, pungkas Bupati Cianjur.

Reporter/Sumber : Wagiran

Editor : Danang A. Ichwan

Foto : Wagiran