Jakarta, 24 Juni - Menko Kesra HR. Agung Laksono mengimbau untuk menolak pengemis yang terorganisir. Mereka amat berbahaya karena melakukan penipuan.
"Pengemis yang teroganisir itu yang bahaya mereka diajak dari daerah oleh salah satu pihak, didandani dan diubah sedemikian rupa untuk menjadi pengemis," ujar Menko Kesra HR. Agung Laksono saat dijumpai wartawan usai jumpa pers 'Inpres Zakat untuk Kesejahteraan Rakyat' di Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat no.3, Jakarta, Senin (23/6/2014).
Menko Kesra juga mengatakan bahwa diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah dalam negeri, dan Kemensos untuk mengembalikan pengemis tersebut ke daerah asal mereka.
"Jangan diberi harapan, tolak mereka, biarkan terlunta-lunta," tegas Menko Kesra yang didampingi Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi pendidikan dan Agama Agus Sartono dan Deputi menko Kesra Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan KB, Emil Agustiono.
"Nanti bisa bekerjasama Kemensos biar mereka dikembalikan ke daerah," sambung Menko Kesra
Pernyataan sekaligus imbauan Menko Kesra ini untuk menjawab pertanyaan banyaknya pengemis menjelang bulan Ramadan yang dikhawatirkan malah menjadi ladang mata pencaharian baru bagi pihak-pihak tertentu.(Dn/Gs).
Kategori: