Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on August 14, 2016

Cirebon (13/08) - Deputi Koordinator bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, yang juga sebagai Sekretaris Kelompok Kerja (Pokja) Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Haswan Yunaz; bersama Sultan Cirebon XIV, PRA Arief Natadiningrat (paling kiri); Asiten Deputi bidang Koordinasi Nilai-Nilai Budaya Kemenko PMK, Iwan Eka Setiawan; menjadi nara sumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Keraton Se-Nusantara." Kegiatan dilaksanakan di Keraton Kasepuhan Cirebon pada Sabtu pagi.  

Dalam paparannya, Haswan Yunaz menilai bahwa keraton memiliki posisi yang penting dan strategis dalam menularkan sikap positif kepada masyarakatnya. Kemampuan tersebut tidak terlepas dari peran masa lalu kerajaan atau keraton-keraton yang ada di nusantara ini dalam menjaga nilai-nilai luhur atau kearifan lokal yang diajarkan para pendahulunya (raja sebelumnya). 

"Karena posisinya sebagai center of excelent tersebut, kerajaan atau keraton menjadi panutan masyarakat," terang Haswan.

Sementara itu, Sultan Kasepuhan Cirebon XIV, PRA Arief Natadiningrat, mengungkapkan bahwa Kesultanan Cirebon yang didirikan oleh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati hingga saat ini masih menjaga kearifan lokal berupa petatah-petitih yang pernah diajarkan oleh Sunan Gunung Jati.

"Ada 42 petatah-petitih yang pernah di ajarkan oleh Sunan Gunung Jati, salah satunya adalan  'ingsun titip jujug lan fakir miskin' atau yang berarti bahwa  Sunan Gunung Jati berwasiat agar rakyat dan keturunannya senantiasa merawat atau menjaga masjid (jujug) sebagai pusat diajarkannya niai-nilai pendidikan dan kebaikan. Adapun lan fakir miskin berarti agar senantiasa menjaga dan menolong fakir miskin," terang Sultan Arief.

Asdep urusan Nilai-Nilai Budaya Kemenko PMK, Iwan Eka Setiawan, dalam paparannya lebih menekankan pentingnya partisipasi kelompok masyarakat dalam menggerakkan nilai-nilai revolusi mental. kelompok masyarakat tersebut salah satunya adalah keraton atau kerajaan yang ada di Nusantara. "Nilai inti dalam gerakan nasional revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong," jelas Iwan.

untuk itu, Iwan berharap agar keraton atau kerajaan se-Nusantara dapat bersinergi dengan gugus tugas gerakan nasional revolusi mental yang telah terbentuk di berbagai daerah di Indonesia untuk menggerakkan program revolusi mental.

Kegiatan FGD yang diselenggarakan di Keraton Kasepuhan Cirebon ini diikuti oleh raja-raja/sultan se-Nusantara  yang tergabung dalam Silatnas Raja dan Sultan Nusantara, pegiat seni, dan budayawan serta unsur masyarakat lainnya.

Foto/Reporter : Deni Adam Malik

Editor : Siti Badriah  

 

 

Kategori: