Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 30, 2016

Jakarta (30/09)--- Keasdepan bidang Koordinasi Pemberdayaan Lansia dan Disabilitas pada Kedeputian bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, siang ini menggelar rakor mengenai persiapan peringatan Hari Disabilitas Internasional 2016. Rakor dilaksanakan ruang rapat lt.4 gedung Kemenko PMK, Jakarta, dan dihadiri oleh K/L terkait. Rakor yang dipimpin oleh Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb. Achmad Choesni ini, ditujukan untuk mendengarkan langsung perkembangan persiapan upacara peringatan HDI 2016.

Sejauh ini telah disepakati bahwa Ketua Panitia Nasional HDI 2016 adalah Ketua Umum Persatuan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) Hendratmoko. Adapun thema acara mengadopsi peringatan HDI 2016 sedunia yaitu “Achieving 17 Goals for the Future We Want” sementara lokasi peringatan yang sudah disepakati yaitu di Kab Jember, Jawa Timur. Panitia yang ditunjuk juga sudah menyusun organisasi kepanitiaan, begitu juga dengan buku panduan HDI 2016. Rangkaian kegiatan yang direncanakan oleh panitia nasional meliputi seminar, kampanye sosial, pemberian penghargaan, gerak jalan sehat, bakti sosial, dan APUN.

Majelis Umum PBB telah menetapkan bahwa setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI dan disepakati oleh seluruh negara di dunia sejak tahun 1992. Pencanangan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa, peran, dan kemampuan para penyandang disabilitas, sekaligus momentum bagi masyarakat internasional memperhatikan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi para penyandang disabilitas. Di Indonesia, HDI dimaknai sebagai bentuk pengakuan terhadap disabilitas, peneguhan komitmen seluruh bangsa, dan membangun kepedulian dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan disabilitas. Maka, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik dan sektor swasta didorong untuk bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas. 

HDI 2016 di Indonesia mengambil thema nasional bertajuk “Membangun Masyarakat Inklusif, Adil Dan Berkesinambungan Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Indonesia Yang Lebih Baikdengan Sub thema: Merealisasikan UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas dan Strategi Multi Sektoral  untuk mewujudkan masyarakat inklusi dalam segala aspek kehidupan; Mewujudkan pembangunan berkesinambungan yang dapat di akses oleh penyandang disabilitas; Mendorong partisipasi penyandang disabilitas dan masyarakat dalam implementasi pemenuhan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.

(sumber: Kedep II Kemenko PMK)