Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on June 26, 2014

Jakarta, 26 Juni – Menko Kesra HR. Agung laksono mengatakan bahwa Gerakan Pramuka harus total dalam menciptakan generasi muda yang memiliki karakter dalam pembangunan mampu bersaing dan membawa perubahan yang positif bagi masyarakat. “ Dengan ketulusan Kakak-Kakak semua untuk memajukan Gerakan Pramuka sebagai ujung tombak pendidikan karakter bangsa, saya yakin acara ini akan diridhoi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Ini merupakan Rapat Kerja Nasional Pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan masa bhakti 2013-2018. Saya ucapkan selamat atas telah terbentuknya Kepengurusan Kwarnas Gerakan Pramuka yang baru. Ditangan Kakak-Kakak lah masa depan Gerakan Pramuka ditentukan maju mundurnya. Ini merupakan tanggung jawab besar dan mulia, oleh karena itu komitmen dan dedikasi kita semua terhadap Gerakan Pramuka harus total demi terciptanya generasi muda yang memiliki karakater, yang mampu menopang pembangunan, yang mampu bersaing, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakatnya”. Demikian antara lain dikatakan Menko Kesra HR. Agung Laksono selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Harian Gerakan Pramuka dalam Sambutan pada Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakrenas) Gerakan Pramuka Tahun 2014, di Aula H.M. Sarbini, Komplek Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.  

Dalam mengawali Sambutan ini, Menko Kesra pertama tama mengajak Kakak semua beserta dan seluruh hadirin, untuk bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat menghadiri Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2014.

Lebih lanjur Menko Kesra mengatakan “ Saya sangat mengapresiasi sepak terjang Gerakan Pramuka selama ini dalam mendukung Pemerintah melaksanakan pendidikan karakter kepada generasi muda, saya juga berterima kasih kepada Gerakan Pramuka yang aktif melaksanakan pendidikan-pendidikan keterampilan kepada anggotanya sehingga mendorong mereka untuk mampu mandiri secara ekonomi yang dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat. Melalui pencanangan revitalisasi Gerakan Pramuka tahun 2006, dan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka, Pemerintah telah menunjukan komitmen yang kuat dalam mendorong Gerakan Pramuka untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai organisasi kepanduan dan sebagai organisasi yang paling konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan pendidikan karakter kepada anggotanya”.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Kesra menegaskan bahwa tantangan Gerakan Pramuka kedepan sangatlah berat. Selain dihadapkan dengan persoalan kapasitas Gerakan Pramuka dalam menyelenggarakan pendidikan karakter, Gerakan Pramuka juga dihadapkan pada kenyataan tentang generasi muda saat ini. Seiring waktu yang terus berlalu mendekati pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, generasi muda kita masih terjebak dalam persoalan kekerasan, penyelahgunaan narkotika, pornografi dan pornoaksi, premanisme, kebut-kebutan di jalan, dan berbagai persoalan lainnya. Untuk itu, kedepan kita dituntut untuk lebih bekerja keras dan tulus agar semua persoalan itu dapat diminimalisir.

Menko Kesra mengatakan “ Sebelumnya pada Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Desember 2013, kami pernah menyampaikan tentang hal strategis yang perlu menjadi catatan kepengurusan saat ini dan tentunya agenda dalam Rapat Kerja Nasional ini. Kami mersa perlu menyampaikan kembali catatan strategis tersebut, sebagai berikut:

Pertama, sesuai dengan tema Rapat Kerja Nasional ini ”memantapkan implementasi ekskul wajib pendidikan kepramukaan guna membangun kaum muda Indonesia”. Penetapan Gerakan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib disekolah sesuai kurikulum baru tahun 2013-2014 telah dimulai. Artinya, anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia akan meningkat secara signifikan, dan aktivitas gugus depan tentunya juga akan meningkat. Oleh karena itu perlu penguatan gugus depan baik dalam hal tenaga kepelatihan maupun dalam hal ketersediaan sarana. Upaya penguatan Gugus Depan ini akan sulit dilakukan sendiri oleh Gerakan Pramuka, untuk itu saya mengajak semua pihak terkait, baik Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota, maupun pihak-pihak di luar Pemerintah untuk bersama-sama mendukung penetapan Gerakan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah.

Kedua, Gerakan Pramuka sedang mengupayakan kemandiriannya, oleh karena itu sedang diupayakan sumber-sumber pembiayaan baru yang signifikan dan berkelanjutan. Upaya ini perlu dilanjutkan dengan berbagai inovasi dari Kepengurusan yang baru dengan tetap mengacu pada aturan yang ada.

Ketiga, berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka, Pasal 20 Ayat (1) menyatakan bahwa Gerakan Pramuka bersifat Mandiri, Sukarela dan Nonpolitis. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka harus bebas dari intervensi politik. Seluruh warga negara tentunya memiliki hak untuk berpolitik, namun Gerakan Pramuka tidak boleh dibawa kedalam arena politik praktis yang nantinya akan merugikan Gerakan Pramuka itu sendiri. Gerakan Pramuka harus tetap netral, dan fokus pada pendidikan karakter bangsa”.

Ketiga hal diatas harus menjadi catatan Gerakan Pramuka kedepan. Selanjutnya, atas nama Pemerintah saya mengucapkan terima kasih kepada Kakak-Kakak atas komitmen dan dedikasinya kepada Gerakan Pramuka. Semoga motto ”Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan” akan tertanam abadi dihati kita semua. Kedepan saya harapkan Gerakan Pramuka lebih proaktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan secara luas. Sehingga Gerakan Pramuka dapat lebih membumi dan menyatu dengan masyarakat. Model pendidikan karakter seperti ini akan lebih dapat meraih simpati dan membekas dihati masyarakat”, tegas Menko Kesra.

“ Saya ucapkan selamat melaksanakan Rapat Kerja Nasional kepada Gerakan Pramuka. Kita semua tentu berharap rapat kerja ini dapat berjalan dengan dinamis sehingga dapat menghasilkan program, kegiatan, dan trobosan-trobosan baru yang memberikan manfaat secara signifikan bagi pengembangan pendidikan kepramukaan dan bagi generasi muda bangsa. Atas nama Gerakan Pramuka dan kita semua, dengan mengucapkan “Bismillahirrohmanirrohim”, Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2014 secara resmi saya buka. (Gs).