Sleman (04/02)—Hari ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bersama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, dalam acara Penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa panti asuhan Yogyakarta di SMK Negeri 1 Tempel, Kab Sleman, Yogyakarta.
Dalam kesempatan ini Presiden akan menyerahkan KIP sejumlah 1.190. Jumlah ini terdiri dari 749 KIP untuk siswa yang tinggal di panti asuhan dan 441 KIP untuk siswa yatim, piatu, dan yatim piatu. Peserta penerima KIP ini berasal dari Kab Bantul, Kab Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kec Sleman, Kec Tempel dan Kec Turi Kab Sleman. Penyerahan secara simbolis KIP ini diberikan kepada sepuluh siswa-siswi yang terdiri dari jenjang SD, SLB, SMP, SMA, dan SMK.
Dalam pengantar sambutannya Menko PMK mengatakan, penyaluran KIP di Tahun 2017 akan menjadi 17,9 juta dari target sebelumnya sebanyak 16,4 Juta. Jumlah total anak yatim piatu se-Indonesia yang menerima KIP sebanyak 896.781 anak. Pada tahun 2016 lalu telah terdistribusi sebanyak 158.933 anak. Rencana tambahan pada tahun 2017 sebanyak 736.848 anak. Lebih lanjut Menko mengatakan bahwa daftar bantuan dari pemerintah untuk SMK N 1 Tempel 20 unit laptop dan bantuan uang per dua semester per-tahun yang dapat diambil pada bulan juni melalui bank BNI atau BRI. Bantuan untuk anak SD sebanyak Rp450.000; SMP Rp750.000; dan SMK Rp1.000.000.
“Bantuan uang ini saya harap dapat bermanfaat untuk keperluan sekolah dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata Menko PMK.
Sama halnya dengan yang dikatakan oleh Menko PMK, Presiden Joko Widodo juga mengatakan bantuan uang yang diberikan agar untuk membeli keperluan sekolah seperti, tas, seragam, sepatu, dan membeli alat sekolah lainnya. Presiden juga sempat memberikan dua pesan kepada para siswa. Yang pertama, “Anak-anak harus melanjutkan jenjang studinya sampai jenjang yang lebih tinggi dari SD, ke SMP, SMA, dan seterusnya. Bantuan uang ini jangan disalah gunakan untuk jajan. Kalau ketahuan buat beli pulsa nanti ditarik kartunya," pesan Presiden yang disambut gelak tawa para siswa. Lebih lanjut, “Pesan saya yang kedua adalah anak-anak harus rajin belajar jika ingin menjadi orang yang pintar."
Kemudian acara dilanjutkan dengan tanya jawab antara presiden Dan siswa dengan hadiah doorprize sepeda. Turut hadir dalam kesempatan ini Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hameng Kubuwono X; Bupati Sleman, dan para guru di lingkungan SMK N 1 Tempel. (fin)
Kategori:
