Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 03, 2014

Jakarta, 3 Juli – Menko Kesra HR. Agung Laksono mengatakan penyelenggaraan acara puncak Sail Raja Ampat pada 21 Juni 2014 menghabiskan dana sekitar Rp 48 miliar. Menurutnya, dana itu dikeluarkan dari pemerintah pusat dan dana APBD Papua Barat.

"Untuk puncak acaranya hanya 48 miliar. Kalau pendukungnya, untuk terselenggaranya acara ini beda-beda karena disesuaikan dengan kementerian masing-masing. Seperti bangun airport dan lain-lain," ujar Menko Kesra dalam jumpa pers usai rakor bersama sejumlah kementerian terkait persiapan Sail Raja Ampat di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, (2/7/2014).

Kementerian Pekerjaan Umum, kata dia, mengeluarkan dana sekitar Rp 1,3 triliun untuk memperbaiki infrastruktur di Raja Ampat dan sekitarnya. Kementerian Kesehatan juga memperbaiki fasilitas kesehatan dan infrastruktur yang ada jelang Sail Raja Ampat tersebut.

"Ini sekaligus menjadi model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal," tegas Menko Kesra

Dihadiri Presiden

Sementara itu Menko Kesra mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menghadiri puncak acara Sail Raja Ampat 2014 pada 23 Agustus di Pantai Waisei Torang Cinta, Papua Barat.

"Presiden direncanakan akan hadir pada puncak acara Sail Raja Ampat dan mengisi sejumlah kegiatan antara lain peluncuran buku dan pemberian penghargaan," tambah Menko Kesra.

Menko Kesra juga menjelaskan Presiden juga dijadwalkan akan meresmikan proyek bangunan di Raja Ampat di antaranya Pantai Waisai, Pelabuhan Marinda, Kampus III Unipa, rumah pintar dan bangunan Lainnya.

Sementara itu, Menko Kesra mengatakan bahwa pagelaran wisata bahari paling besar di Indonesia, Sail Raja Ampat 2014 diundur pelaksanaannya menjadi 23 Agustus 2014.

"Kegiatan diundur agar pelaksanaan lebih maksimal," katanya.

Penundaan tersebut, kata Menko Kesra, diharapkan bisa memberikan waktu yang lebih banyak untuk persiapan.

Pada saat ini, persiapan Sail Raja Ampat 2014 sudah 90 persen.

"Pada akhir Juli diharapkan semua sudah selesai termasuk lapangan terbang dan pelabuhan laut," katanya.(Gs).