Jakarta (12/03)--- Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, gelaran Ekspedisi NKRI dan Bhakti PMK 2017 hari ini masih terus mensinkronkan berbagai potensi dukungan K/L dengan kebutuhan masyarakat di lokasi tukuan Ekspedisi NKRI dan Bhakti PMK dan menyimak langsung apa saja bentuk kesiapan dukungan K/L termasuk jenis bantuan, lokasi, dan waktu pelaksanaan. Kedua hal itu dibahas dalam rapat koordinasi Kesiapan Dukungan K/L dalam Pelaksanaan Ekspedisi NKRI dan Bhakti PMK 2017 yang dipimpin oleh Asdep Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia pada Kedeputian bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Ade Rustama. Rakor berlangsung di ruang rapat lt.4 gedung Kemenko PMK dan menghadirkan Nara Sumber yaitu Asisten Deputi Urusan Pengurangan Risiko Bencana pada Kedeputian bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Herbin Manihuruk dan dihadiri oleh para perwakilan dari K/L pemberi bantuan.
Dalam rakor diketahui bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yaitu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 190 unit dan bantuan untuk sarana lingkungan sebesar Rp47,45 miliar. Sementara Kementerian Sosial rencananya akan memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 20 unit per desa atau lokasi yang dikunjungi oleh kegiatan ini. Selain itu, Kemensos juga memberikan bantuan berupa program keserasian sosial dan kearifan lokal masing-masing satu paket untuk setiap desa/lokasi yang dikunjungi.
Kegiatan Ekspedisi NKRI ini merupakan paduan antara Ekspedisi Bhakti PMK dengan Ekspedisi NKRI yang rutin digelar setiap tahunnya dan untuk tahun 2017 ini nama kedua kegiatan itu menjadi Ekspedisi NKRI 2017. Untuk Tema kegiatan Ekspedisi tahun ini adalah “Peduli Masyarakat dan Lestarikan Alam Indonesia."
Ekspedisi NKRI 2017 Koridor papua akan diikuti oleh 1000 Mahasiswa/ Pemuda, 600 orang dari berbagai daerah di Indonesia, dan 400 orang dari mahasiswa/pemuda lokal, dengan diawali pembekalan kepada 600 orang Pusdikopassus dan 400 orang di lokasi Ekspedisi NKRI melalui Korem/Kodim. Tim direncanakan memulai misi ekspedisinya pada Juli hingga November 2017 dan akan menyusuri Rute empat Kabupaten di Prov Papua yaitu Kab Asmat, Kab Mappi, Kab Boven Digul, dan Kab Merauke. Sementara Ekspedisi Bhakti PMK akan menempuh rute pelayaran Jakarta - Makassar - Pulau Raha (Muna) - Ambon - Tual - Dobo - Agats - Merauke. Misi pelayaran Bhakti PMK akan digelar selama 30 hari dan akan berangkat dari Jakarta mulai Oktober dan kembali pada November 2017. (sumber: Kedep II Kemenko PMK)