Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on May 23, 2017

Jakarta (23/05)--- Deputi Bidang Koordinasi pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, memimpin Rapat Koordinasi Terakhir Terkait Persiapan Agenda Kunjungan Kerja Menko PMK, Puan Maharani, beserta Delegasi RI pada Konferensi Internasional IAEA di Austria. Rakor ini bertempat di ruang rapat lt.6, Gd. Kemenko PMK, Jakarta.

Kunjungan kerja Menko PMK ke Wina mencakup lingkup Bilateral dan Multilateral seperti mengadakan pertemuan dengan Menteri Sains, Riset dan Ekonomi Austria dalam rangka peningkatan kerjasama bidang ilmu pengetahuan, riset, dan pendidikan tinggi terkait isu pendidikan, pendidikan vokasi hingga perguruan tinggi. Selain itu, akan dilaksanakan pertemuan dengan Managing Director/CEO Austrian Research Promotion Agency  guna membahas potensi kerjasama antara lembaga riset Austria dengan lembaga riset Indonesia. Kunjungan kerja kali ini merupakan langkah pendekatan lanjutan dalam rangka pembaruan MoU (Memorandum of Understanding) on Cooperation in the Field of Higher Education and Research Indonesia – Austria yang diadakan pada tanggal 30 Mei sampai 1 Juni 2017.

Tujuan rakor ini untuk finalisasi agenda Menko PMK dengan Delegasi Republik Indonesia ke Wina, Re-check  kesiapan dokumen terkait dan pembagian tugas. International Atomic Energy Agency (IAEA) merupakan badan PBB independen yang mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai di dunia dan bulan ini akan digelar International Conference on the IAEA Technical Cooperation Programme yang mengambil thema “Sixty Years and Beyond – Contributing Developing” di kantor pusat IAEA, Kota Wina, Austria.

Hadir dalam rakor ini perwakilan K/L diantaranya Staf Khusus Menko Bidang PMK yang menangani Hubungan dan Bantuan Luar Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan Tinggi, Kementerian Kesehatan dan Badan Tenaga Nuklir Nasional. (ris)

Kategori: