Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 31, 2017

Boyolali, Jateng (28/07)--- Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama yang diwakili oleh Asisten Deputi Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan, H. Sahlan, berkesempatan memberikan sambutan pada acara pelepasan Calon Jemaah Haji kloter 03 dari Kab Cilacap Provinsi Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan Boyolali.Jawa Tengah. Terdapat sejumlah hal penting yang disampaikan oleh Sahlan antara lain Perlu diketahui dan dipahami oleh setiap jemaah haji Indonesia bahwa pelaksanaan ibadah haji dilakukan di negara orang sehingga kita harus menghormati aturan, ketentuan, serta budaya yang berlaku di negara itu.  “Jemaah haji Indonesia hendaknya menjauhi tindakan-tindakan yang tidak terpuji dan tidak melakukan kegiatan yang jelas-jelas dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi, serta tidak pula mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” kata Sahlan lagi.

Selain itu, tambah Sahlan, harus diketahui dan dipahami pula bahwa jemaah haji Indonesia yang berjumlah 221 ribu akan berbaur dengan jutaan jemaah haji lain yang berasal dari berbagai negara. Jemaah haji selain menjalankan ibadah di Tanah Suci sejatinya juga merupakan duta bangsa. Sebab, jemaah akan bertemu dengan tamu Allah lainnya dari sejumlah negara Muslim.

Seluruh jemaah akan melakukan ritual ibadah haji yang sama, dalam waktu yang sama dan di tempat-tempat tertentu secara bersamaan pula. “Oleh karena itu, kita harus betul-betul menyiapkan diri untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi semacam itu. Hilangkan sikap  egois, mau menang sendiri, dan merasa benar sendiri. Buang jauh-jauh sikap arogan dan meremehkan orang lain. Bangun rasa kasih-sayang dan semangat kebersamaan, perkuat persaudaraan, perkokoh persatuan, kembangkan jiwa solidaritas, pupuk sikap toleransi dan saling menghormati, serta tampillah sebagai sosok haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah,” pesan Sahlan lagi.

Ibadah haji adalah ibadah yang bertumpu pada fisik dan karenanya jemaah haji harus menjaga ketahanan fisik, kesehatan dan tidak terlalu memforsir diri. Sehat adalah modal agar bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. Selain itu juga kami berharap agar jemaah haji tidak terlalu kelelahan sebelum melalui wukuf di Arafah. Hal ini karena di Arafahlah yang merupakan inti dari ibadah haji.

Jemaah haji juga harus sadar bahwa perjalanan ke tanah suci adalah untuk beribadah dan bukan perjalanan biasa. Jemaah haji juga harus mengetahui bahwa untuk menjamin agar prosesi hajinya dapat dilaksanakan dengan baik perlu ditunjang oleh fisik dan mental yang baik.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini Saya mohon kepada jemaah haji, sebagai tamu Allah untuk mendo’akan anggota keluarga, saudara, tetangga, bahkan seluruh rakyat Indonesia dan tidak lupa juga do’akan Negara kita agar menjadi Negara yang terus maju, aman dan tentram,” kata Sahlan. Hadir pada upacara pelepasan ini Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Sholikhin,; Pejabat Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta; Pejabat Kementerian Agama Kab Cilacap; Pejabat Imigrasi dan Pejabat Dinas Kesehatan. (sumber: Kedep IV Kemenko PMK)

Kategori: