Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 12, 2014

Jakarta, 12 Juli – Menko Kesra dalam mengawali kunjungan kerja (kunker) Safari Ramadhan 1435H di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan kegiatan antara lain  menyalurkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut antara lain menggelontorkan BLM PNPM Mandiri sebesar Rp 62,575 Milyar, Bantuan dari Kemenag berupa BOS Madrasah dan Postren sebesar Rp 83, 434 Milyar, BSM senilai Rp 15, 827 Milyar.

Sedangkan bantuan dari Kemdiknas senilai Rp 280,432 Milyar yang meliputi bantuan Dirjen Budaya, Dirjen Pendidikan Menengah, Dirjen Dikdas dan Dirjen Paudni. Bantuan dari Kemenko Kesra 100 bag beras super @ 5 kg, bantuan dari Kemkes berupa 20 alat penjernih air keramik, 2 ton MP-ASI, 1 buah bidan Kit dan 1 paket Poloklinik Kit.

Bantuan dari BKKBN berupa 1 set BKB Kit, 1 set Genre Kit, 1 set mesin jahit, 1 set iud kit, 1 set obyn bed dan 1 set implant removal kit.  Sedangkan dari Kemsos berupa Program Asistensi Sosial orang dengan kecacatan berat (AS-ODKB) senilai Rp 169,2 juta untuk 94 orang (Rp 300 ribu/orang/bulan.

Dari Sinar Mas membantu Al Quran 350 Eksemplar, Bri dengan bantuan 500 paket sembako, BPJS Kenaker 100 beasiswa @ Rp 1 juta, Rumah Zakat (RZ) berupa 1000 kaleng daging cornet.

Baznas memberikan bantuan berupa ternak sapi senilai Rp 100 Juta dan pemberdayaan ekonomi senilai Rp 100 juta untuk Pontren Al-Mashturiyah dan Yayasan Pondok Kasih berupa 10 buah kursi roda.

Ingin Jalur Menuju Sukabumi Dibuat Jalan Tol                                             

Dalam kesempatan ini Menko Kesra HR.Agung Laksono memilih Sukabumi menjadi kota pertama yang disinggahinya. Menko Kesra ini menilai perlunya ada penambahan infrastruktur berupa jalan tol untuk menuju kota ini.

"Tadi saya komunikasi sama Menteri PU, jalan tol itu dipegang sama MNC Grup, Harry Tanoe. Kereta api sudah ok tetapi belum cukup kalau belum ada jalan tol," ujar Menko Kesra kepada wartawan usai bersilaturahim dengan pengurus DPD Golkar Sukabumi.

Hal ini diungkapkannya di Hotel Taman Sari, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (11/7/2014) malam, seperti dilansir laman Detiknews.com.

Menurutnya, kendala sulitnya pembangunan jalan tol dari kawasan Ciawi menuju Sukabumi ini ada pada struktur bentuk tanahnya yang tidak merata. Sehingga, membutuhkan waktu yang agak lama untuk menuntaskannya.

"Problemnya sulit di tanah dari Ciawi ke Lido. Kalau Lido yang ke Sukabumi butuh waktu," lanjutnya singkat.

Sekadar informasi, PT MNC Investama Tbk menyatakan kemungkinan besar jalan tol yang membentang dari Ciawi-Sukabumi ini akan beroperasi pada 2016. Mulanya proyek ini milik Group Bakrie, namun mangkrak sejak 1998.

Akhirnya, MNC mengambil alih sejak 2012 dengan menginvestasikan dana sebesar Rp 78 triliun untuk proyek pembangunan jalan tol ini. Rencananya, pembangunan tol ini dimulai dari Simpang Susun tol luar Ciawi sampai Caringin Sukabumi dengan perkiraan luas jalan tol tersebut sepanjang 54 kilometer (km).(Gs)