Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on March 16, 2018

Jakarta (16/03)--Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) membahas  Peningkatan SDM Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Kamis, (15/03).

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi tekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam kompetisi antar negara. 

"Setelah pekerjaan besar yaitu infrastruktur telah kita jalankan selama kurang lebih 3,5 tahun ini, kita akan bergeser pada pekerjaan kedua, yaitu investasi di bidang sumber daya manusia. Karena peningkatan kualitas SDM sangat menentukan sekali dalam berkompetisi, bersaing dengan negara-negara lain," katanya.

Presiden menambahkan, pengembangan kualitas SDM dan pembentukan karakter harus dimulai sedini mungkin. Untuk itu peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diperlukan agar anak dapat tumbuh kembang dengan baik.

"Peningkatan akses dan kualitas pendidikan, baik pendidikan dasar, pendidikan menengah juga harus diperkuat dengan pendidikan karakter dan budi pekerti yang baik," lanjut Presiden. 

Selain itu, Presiden juga menyampaikan pentingnya vocational school, vocational training, politeknik dan juga link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan politeknik perlu dilakukan guna mendukung kebutuhan industri. 

Oleh karenanya, untuk meningkatkan kualitas SDM ini, Presiden berharap semua pihak dapat bergerak bersama. Mulai Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan dan juga Kementerian Agama untuk pendidikan di pondok pesantren. 

“Juga nantinya yang berkaitan dengan tenaga-tenaga kerja kita yang juga perlu kita upgrade dan tentu saja pendidikan vokasional yang ada di SMK-SMK yang memerlukan sarana dan prasarana maupun perubahan mendasar bagi cara-cara pendidikan di lapangannya," ujarnya.

Pembahasan tentang penguatan SDM sebelumnya juga dibahas dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Menko Puan, di Kantor Kemenko PMK, Senin (19/2). Sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden dalam Ratas, saat Rakor Menko Puan menekankan bahwa Road Map Pembangunan SDM Indonesia diharapkan juga bisa memperluas link and match SMK dan Industri. Rakor Road Map Pembangunan SDM Indonesia saat itu juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menaker Hanif Dhakiri, Menperin Airlangga Hartarto, dan Menteri PPN/ Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Kategori: