Jakarta (29/3) – Staf Ahli Menko PMK Bidang Sustainable Development Goal’s (SDGs) Pasca 2015, Ghafur Dharmaputra memamdu Diskusi Terbatas terkait SDGs, Gerakan Nasional Revolusi Mental, dan Generasi Muda Indonesia berlangsung terbuka dan dinamis di Hotel Aryaduta, Jakarta pada Kamis,(29/03). Tujuan diskusi tersebut untuk menggalang upaya dan menghimpun berbagai pandangan untuk menyusun kerangka dan pengaplikasian SDGs dalam konteks keseharian.
Menurut Ghafur, kajian SDGs ini dikaitkan dengan pentingnya Revolusi Mental untuk merubah cara berpikir, cara kerja dan cara sikap serta perilaku, seraya mendorong peran dan kiprah generasi muda yang akan menjadi pemimpin di masa mendatang. Ghafur juga menyampaikan bahwa diskusi ini menampilkan para narasumber dan dihadiri peserta dari lintas kementerian/lembaga dan aktor-aktor non-pemerintah (bisnis/filantropi, akademia, komunitas pemuda) yang merefleksikan prinsip SDGs: inclusive dan no one left behind.
Ghafur merangkum serangkaian ide dan saran terkait munculnya kebutuhan membentuk wadah organisasi pemuda dan bidang usaha yang digagas generasi muda untuk dapat bergerak bersama dan berkontribusi pada pelaksanaan pencapaian SDGs. Serta munculnya kebutuhan akan keterlibatan generasi muda Indonesia tidak hanya sebagai kolaborator namun juga inisiator.
Diskusi mengundang Generasi Muda untuk dapat turut meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan di 100 kabupaten/kota dan 1.000 desa yang menjadi program prioritas pemerintah. (Sumber: SAM SDGs)
Kategori: