Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on April 19, 2018

Jakarta (19/04) –Pemerintah akan menguatkan sinergi serta link and match antara industri dan SMK, Politeknik dan Balai Latihan Kerja (BLK). Salah satunya melalui pendataan dan pemetaan kebutuhan Sumber Daya Manusia sesuai dengan Proyek Strategis Nasional.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menyampaikan paparannya pada Rapat Tingkat Menteri (RTM) tentang Implementasi Tindak Lanjut Roadmap Pendidikan dan Pelatihan Vokasi 2017-2018 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/4).

“Ke depannya itu, memang harus ada koordinasi antara 2 (dua) Kemenko untuk bisa melakukan pendataan dan pemetaan Sumber Daya Manusia. Jika dikaitkan dengan Proyek Strategis Nasional dan di-link-kan dengan 6 kompetensi yang dipilih akan difokuskan ke wilayah mana,”  ujar Menko PMK Puan Maharani kepada jurnalis usai RTM.

Menko PMK juga mendorong prioritas supply chain dari industri strategis nasional yang dibutuhkan industri. Sinergi juga akan dilakukan antara pemeritah daerah dan industri. Dalam kesempatan ini, Menko PMK juga menekankan pentingnya kurikulum. Dicontohkan Menko, saat berkunjung ke Ponpes de Muttaqin Yogyakarta beberapa waktu lalu, Menko Puan menekankan pentingnya memberikan kurikulum pendidikan umum untuk anak-anak.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, tambahnya, pemerintah pada 19 Februari lalu telah melaksanakan RTM di kantor Kemenko PMK dan menghasilkan beberapa keputusan. Pertama, peningkatan kapabilitas SDM melalui pendidikan vokasional.

“Ini dilakukan dengan penyelarasan kurikulum pendidikan, penyedian modul, peningkatan kapasitas tenaga pendidik serta sertifikasi bagi lulusannya,” jelasnya.

Kedua, lanjut Menko PMK, dengan memperluas link and match SMK dan Industri. Ketiga, menurut Menko PMK, terkait dengan penyedian lapangan kerja yaitu penyiapan SDM untuk pengerjaan proyek-proyek strategis nasional seperti kawasan ekonomi khusus, kawasan industri, proyek pembangunan listrik kapasitas 35.000 MW, serta proyek tol laut. Keempat, roadmap sinergi program dan kegiatan kementerian/lembaga dalam peningkatan SDM untuk RKP 2019.

Turut hadir dalam RTM tersebut Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menaker Hanif Dhakiri, serta perwakilan dari Kementerian/lembaga terkait.

Kategori: