Jakarta (30/01)--- Apresiasi dunia internasional terhadap sukses besar Asian Games 2018 yang direspon oleh Presiden RI di hadapan Presiden IOC dan OCA terkait kesiapan Indonesia menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, Kemenko PMK mengawali seluruh langkah yang akan ditempuh dengan melakukan rapat koordinasi teknis bersama Kemenpora, Setkab, dan KOI.
Rakornis dimaksud mendengarkan pengalaman Jepang pada saat melakukan bidding Olimpiade 2020. Hasil yang dapat disimpulkan adalah masih harus banyak hak yang dilakukan terkait proses bidding olimpiade 2032, apalagi memang sangat rumit dan detail.
Hal penting yang harus dilakukan segera adalah penyusunan visi dari Indonesia untuk menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, yang dituangkan dalam Road Map menuju bidding Olimpiade. Semuanya didasarkan pada apa yang sudah dimiliki Indonesia saat ini untuk menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2032.
Rakornis hari ini sebagai koordinasi awal dan menentukan langkah selanjutnya yang dapat diambil oleh masing - masing pemangku kepentingan sesuai dengan tugas dan fungsinya.KOI akan bersama Pemerintah melakukan bidding dan dapat dimulai dengan melakukan survey awal.
Belajar dari pengalaman Asian Games 2018, diharapkan pada Olimpiade 2032 akan banyak memberikan kesempatan untuk dapat dikerjakan oleh anak - anak bangsa yang terbukti sudah terbukti memiliki kemampuan.
Komitmen yang kuat dari seluruh Pemangku Kepentingan dan konsensus seluruh bangsa Indonesia untuk bersama-sama dengan antusias menjadi Tuan Rumah Olimpiade akan menjadi hal strategis yang sangat dibutuhkan dalam proses bidding. (*)
Foto & Reporter : Kedeputian
Editor : Siti Badriah
Kategori:
