Jakarta (21/2) -- Untuk meningkatkan kapasitas penggunaan media sosial (warganet) ke arah yang lebih positif sambil berkomitmen menginformasikan materi “Positif Bermedia Sosial” kepada warganet lainnya, Sekretariat Revolusi Mental (Revmen) Kemenko PMK mengadakan kegiatan Gathering "Positif Bermedia Sosial".Kegiatan dilaksanakan kamis pagi, (21/2) bertempat di Hotel Four Point, Jakarta.
"Kegiatan ini juga dalam rangka menyebarluaskan dan mempublikasikan konten terkait Revolusi Mental di medsos secara berkelanjutan dengan melibatkan warganet di bawah lingkup Kementerian/Lembaga serta beberapa komunitas masyarakat lainnya," ungkap Nyoman Shuida, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK saat menyampaikan sambutannya.
Menurut Shuida, sampai saat ini diketahui banyak pelajar, mahasiswa dan masyarakat luas pengguna media sosial yang masih kurang kesadaran akan pentingnya menggunakan media secara cerdas dan sehat. Untuk mewujudkan komunikasi yang lebih baik serta peran aktif masyarakat khususnya para warganet, seharusnya mengutamakan dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
Shuida meyakini, bahwa pertemuan semacam ini dapat memberikan peluang bagi masyarakat dalam hal ini generasi muda dalam merefleksikan nilai-nilai Revolusi Mental dalam bentuk karya yang diposting di media elektronik.
Selain itu, lanjut Shuida, Peserta gathering pengguna media sosial atau warganet muda akan diberikan materi terkait GNRM, yaitu tiga nilai strategis: Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong, dengan implementasi lima gerakan atau sikap/perilaku yang melayani, bersih, tertib, mandiri, dan bersatu dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbangun karakter lebih baik, maju, mandiri, bermartabat, dan berjati diri.
Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, tambah Shuida, adalah timbulnya peemahaman peserta dalam penggunaan media sosial ke arah yang lebih positif dan berkomitmen menginformasikan materi “Positif Bermedia Sosial” kepada warganet lainnya secara berkelanjutan; mereka dapat menjadi Kontributor Media Sosial Gerakan Nasional Revolusi Mental; dan merasakan langsung nilai baik Gerakan Nasional Mental secara langsung baik saat kegiatan berupa cara menangkal berita hoax di media sosial seperti Facebook, maupun kunjungan lapangan ke Stasiun MRT sebagai sarana transportasi terbaru ibukota yang dapat mengajarkan peserta budaya tertib dan bersih.
Para Peserta dalam kegiatan ini diberikan pemaparan mengenai Aksi Nyata Revolusi Mental dari Prof. Paulus Wirutomo, Perwakilan Gugus Tugas Nasional Revolusi Mental; Yuliana F. dengan mengangkat tema “Positif Bermedia Sosial.”Selain itu, materi juga diberikan oleh Ryan Rahardjo, Senior Analyst Public Policy and Government Relations, Google Indonesia tentang tips dan trik membuat konten menjadi viral di Youtube, Noudhy Valdryno, Politics and Government Outreach Associate Manager, Facebook tentang konten menangkal hoax di Facebook dan Instagram.
Di akhir rangkaian acara, para peserta kegiatan mendapat kesempatan menggunakan moda transportasi MRT Jakarta dengan rute Bundaran Hotel Indonesia – Lebak Bulus yang masih dalam tahap uji coba. Selain mencoba menggunakan MRT, peserta berkesempatan membuat konten sesuai dengan tips dan trik yang telah diberikan oleh Narasumber dan diakhiri dengan mem-publish dan menyebarkan konten yang berkaitan dengan nilai-nilai Revolusi Mental pada saat mereka menggunakan MRT di media sosial masing-masing.
Kategori:
