Foto :
- Kristian Suryatna
Jakarta (12/03) --- “Dewan Masjid Indonesia (DMI) mempunyai satu nafas, satu pemikiran dan satu sinergi serta keinginan untuk membuat masjid yang ada di Indonesia yakni sekitar 800 ribu Masjid untuk perlu dikembalikan manfaatnya seperti yang diharapkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni menjadi tempat bernaungnya semua kegiatan atau aktifitas yang terkait dengan keislaman sesungguhnya.” Demikian disampaikan Menko PMK, Puan Maharani, dalam pembukaan Silaturahmi Nasional Pencanangan Gerakan Nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK) yang digagas oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Di era ini, Masjid telah berkembang luas fungsinya. Menurut Menko PMK, kini Masjid tidak hanya digunakan untuk kepentingan ibadah mahdhah semata, namun telah menjadi ruang gerakan masyarakat, baik di sektor pendidikan dan sosial-ekonomi maupun di sektor sosial-politik, kesehatan, dan ketahanan masyarakat. Sosialisasi untuk kesadaran tentang kesehatan masyarakat juga telah memanfaatkan masjid sebagai basis utamanya, demikian juga berbagai kegiatan sosial budaya telah pula berpusat di masjid, termasuk pemulihan korban pasca bencana alam maupun konflik antarkomunitas.
Dalam kesempatan ini, Menko PMK juga menegaskan bahwa Masjid Ramah Anak (MRA) menjadi pusat inovasi dan kreativitas bagi anak dalam mengisi waktu luang di luar sekolah dan istirahat mereka, sekaligus sebagai titik utama pembentukan karakter akhlaqul karimah, yang berbudi pekerti luhur bagi anak-anak generasi bangsa yang sangat menentukan masa depan bangsa. Menko PMK juga optimis dengan nilai-nilai tersebut dapat membimbing dan menguatkan jamaah khususnya jamaah anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang shalih/shalihah yang berakhlak, bermoral dan bermartabat serta Insya Allah dapat menjadi sumber rekonstruksi peradaban bangsa Indonesia di masa mendatang.
Di akhir sambutannya, Menko PMK mengatakan bahwa dengan memberikan ruang yang baik untuk berkembangnya akhlak mulia, budi pekerti, kreatifitas, dan jiwa sosial, maka anak-anak Indonesia akan menjadi insan yang bermartabat, maju, dan berkepribadian. Anak siapapun di lingkungan kita adalah anak kita yang harus kita cintai, kita jaga, kita bina, agar menjadi anak-anak Bangsa Indonesia yang berakhlak mulia, maju, dan sejahtera. Menko PMK juga mengajak Kementerian dan Lembaga atau stakeholder untuk turut serta gotong-royong bersama-sama mewujudkan Sejuta Masjid Ramah Anak yang memiliki toilet bersih, air bersih dan ramah disabilitas. Acara ini ditutup dengan pemukulan gong oleh Menko PMK sebagai tanda dibukanya Gerakan Nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK).
Hadir dalam acara ini Wakil Ketua Umum PP DMI, Syafruddin; Ketua DMI Bid. PPMAK, Maria Ulfa; Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammad Amin; beberapa perwakilan Pimpinan Pusat, Pengurus Wilayah dan Pengurus Organisasi Otonom DMI serta beberapa perwakilan lainnya. (*)
Reporter : Rieska
Kategori: