Foto :
- Deputi 5
Jakarta (22/03) – Untuk mengantisipasi isu – isu strategis di bidang keolahragaan pada dokumen perencanaan pembangunan nasional kedepan, Kemenko PMK menggelar Rapat Koordinasi Teknis terkait dengan RKP 2020 dan Rancangan RPJMN 2020 – 2024.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Asisten Deputi Keolahragaan Kemenko PMK, Gatot Hendrarto tersebut juga melibatkan Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Bappenas, Sekretaris Deputi Prestasi Olahraga Kemenpora, dan Biro Perencanaan Kemenpora. Adapun yang menjadi Isu strategis bidang keolahragaan tersebut adalah: (1) Dukungan kegiatan dan anggaran K/L pada penyelenggaraan PON dan PEPARNAS Papua 2020, (2) Tindak lanjut Bidding Olimpiade 2032, dan (3) Tindak lanjut INPRES No. 3 Tahun 2019, tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
Antisipasi terkait isu – isu strategis tersebut sangat penting dalam menindaklanjutinya melalui rangkaian program dan kegiatan lintas K/L kedepan. Prosedur atau mekanisme penyusunan perencanaan kegiatan dan anggaran sangat ketat sebagai bentuk akuntabilitas program dan kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah. Oleh karena itu perlu diambil langkah sejak dini agar menjadi catatan lembaga yang berwenang terkait perencanaan pembangunan.
Terkait dengan tindak lanjut Bidding Olimpiade 2032 dimana surat Presiden Republik Indonesia tentang kesediaan Indonesia menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 telah disampaikan kepada Presiden IOC. Persiapan bidding olimpiade akan memakan waktu yang panjang dan membutuhkan dukungan optimal lintas K/L nantinya.
INPRES 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional juga harus diantisipasi khususnya terkait dengan rencana kegiatan K/L kedepan sebagai tindak lanjut INPRES tersebut. Bappenas yang diwakili oleh Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga, menyatakan bahwa isu strategis tersebut akan menjadi catatan Bappenas dalam menyiapkan dokumen perencanaan pembangunan nasional kedepan pada rancangan RPJMN 2020 – 2024. (Kedeputian V)
Kategori:
Reporter:
- Deputi 5
