Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on April 05, 2019

Semarang (4/4) --- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida membuka kegiatan  
Gladi Sejarah Pemuda Indonesia (GSPI) 2019, yang bertempat di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. 

Pemuda memiliki peranan yang penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa dan negara. Oleh karena itu diadakan internalisasi nilai sejarah dan nasionalisme kepada pemuda melalui kegiatan Gladi Sejarah Pemuda Indonesia (GSPI) 2019.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kemenko PMK bekerjasama dengan Kemendikbud, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemkot Semarang dilaksanakan di Semarang pada 4-7 April 2019 yang diikuti sebanyak 750 pemuda. 

Kegiatan ini merupakan wadah bagi 750 orang pemuda yang berusia 18 hingga 25 tahun dari seluruh Indonesia untuk dibina selama 4 hari agar menjadi Pemuda yang Nasionalis, Berkarakter dan Berbudaya. Selama 4 hari, para pemuda akan tinggal di rumah penduduk (live in) dengan peserta yang memiliki latar belakang agama, suku, ras, dan etnis yang berbeda. Selain itu, para peserta juga akan melakukan kunjungan inspiratif ke 15 lokasi dan workshop potensi lokal di 10 lokasi di Kota Semarang. 

Pentingnya kegiatan GSPI bagi pemuda karena pemuda identik dengan people make history (orang yang membuat sejarah) dan agent of change (agen perubahan). Upaya-upaya dilakukan agar peran pemuda tetap menjadi titik pusat penentu kemajuan bangsa dan negara, salah satunya dengan membuat kegiatan yang mengusung tema kepemudaan. Melalui kegiatan bertema kepemudaan ini diharapkan dapat menghasilkan output berupa pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki jiwa nasionalisme, patriotisme, toleransi, dan menghargai sejarah.

Melalui rangkaian acara GSPI ini, para pemuda diharapkan dapat mengetahui masalah yang terjadi di masyarakat serta mampu memberikan usulan dan saran sebagai kontribusi nyata untuk menanggulangi masalah yang mereka temukan agar masalah tersebut tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Para peserta juga diharapkan akan mendapat pengalaman berharga yang berguna bagi diri pribadi. Selain itu, nilai serta semangat yang ditanamkan melalui kegiatan GSPI ini dapat mampu diimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat berkontribusi maksimal untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa. Pembukaan ini dihadiri oleh Asisten Deputi Warisan Dunia Kemenko PMK; Wakil Wali Kota Semarang; Wakapolres Semarang; Asisten Sekda 1 Biro Kesra; serta beberapa perwakilan lainnya.

Dihari pertama kegiatan GSPI juga para peserta diberikan pembekalan dari tiga narasumber yakni Deputi Pencegahan, Badan Narkotika Nasional; Asisten Deputi Warisan Budaya, Kemenko PMK dan Direktur Sejarah, Kemendikbud. Acara ini ditutup dengan kunjungan lapangan di 16 kecamatan di Semarang, untuk mengenalkan dan menyerahkan para peserta kepada orang tuanya asuhnya.

Foto & Reporter : Rieska C

 

 

Kategori: