Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on April 09, 2019

Lombok (9/4) – Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, selasa siang, meninjau sarana prasarana (Sarpras) pendidikan milik Kemendikbud dan Kemenag yang sebelumnya rusak berat dalam gempa Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi tahun lalu.

Kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5/2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi NTB. Menurut Agus Sartono, pihaknya ingin mengetahui sejauhmana progress percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di bidang pendidikan. Khususnya yang berada dibawah pengelolaan Kemendikbud dan Kemenag. 

Berdasarkan laporan kerusakan dari Pemerintah Kota/Kabupaten dan BNPB yang diterima hingga akhir September 2018 tercatat 855 sekolah mengalami kerusakan. Kementerian PUPR ditunjuk pemerintah untuk menangani kerusakan. Meski begitu, tak semua penanganan kerusakan ditangani langsung Kementerian PUPR.  Kementerian/Lembaga terkait juga ikut menangani langsung atau berasal dari bantuan CSR. 

Di Kota Mataram, kunjungan lapangan yang dilakukan Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono menyambangi berbagai lokasi pendidikan, hingga kantor keagamaan. Seperti UIN Mataram, MAN 2 Mataram serta MTsN 1 Mataram. Di Kabupaten Lombok Utara, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono meninjau percepatan rehabilitasi di SD Pemenang, SMAN 1 Pemenang, SMKN 1 Pemenang, SMPN 2 Tanjung, Kantor Kemenag KLU Gangga dan KUA Gangga.

Kepada para penyelenggara sekolah, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, meminta agar sekolah yang telah diperbaiki selalu memperhatikan unsur kebersihan. “Jadi, sekolah harus menanamkan kebersihan kepada siswanya,” sebutnya. Dari pengamatannya, kebersihan masih menjadi PR sekolah-sekolah yang ditinjaunya. Bahkan, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono mengusulkan agar kelak diadakan lomba kebersihan sekolah pasca gempa bumi di NTB. Pada kesempatan itu pula, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono meminta kepada para penerima bantuan rehabilitasi lembaga pendidikan agar baik dan benar dalam mengelola keuangannya.

Turut mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Asisten Deputi Bidang Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenko PMK, Sahlan. Termasuk perwakilan dari Kemenag, Kemendikbud dan Kementerian PUPR.

Kategori: