Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on May 07, 2019

Jakarta (07/05)-- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengadakan rapat koordinasi (rakor) integrasi gizi remaja dalam strategi pembangunan nasional. Rakor dipimpin langsung oleh  Asisten Deputi (Asdep) Bidang Ketahanan Gizi, KIA, dan Kesehatan Lingkungan Kemenko PMK, Meida Octarina.

Pada tahun 2030, Indonesia akan mdndapatkan bonus demografi, yaitu jumlah penduduk usia produktif lebih besar dari penduduk usia tidak produktif. Dengan adanya bonus demografi, Pemerintah memberi perhatian serius terhadap perkembangan gizi remaja Indonesia. Targetnya di tahun 2045 Indonesia mendapatkan genereasi emasnya.

"Kita hadir di pagi hari ini karena masalah remaja yang menjadi perhatian kita. Karena kita memperoleh bonus demografi dan remaja ini cikal bakal menjadi generasi emas di 2045 sehingga kita membahas bagaimana remaja tentang gizinya," tutur Meida.

Ketersedian sumber daya manusia (SDM) yang produktif ini harus diimbangi dengan kualitas SDM. Tahun 2020, dalam RPJMN disusun bagaimana peningkatan kualitas agar Indonesia mendapatkan manfaat maksimal dalam bonus demografi.

"Remaja ditahun 2040 total ada 64% dari seluruh penduduk Indonesia atau sekitar 297 juta jiwa. Ketersedian SDM usia harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Dan kita memang pada tahun 2020 ini bahwa penetapan RPJMN adalah bagaimana peningkatan kualitas SDM agar Indonesia mendapatkan manfaat maksimal dari bonus demografi," ujar Meida.

Dalam penutupnya, Meida mengharapkan keseriusan kementerian dan lembaga pemerintah untuk membangun Indonesia emas ditahun 2045.

"Bahwa kegiatan ini adalah terkait dengan integrasi gizi remaja, sehingga keterlibatan pemerintah sangat diharapkan untuk mencapai kualitas SDM ditahun 2045 yaitu generasi emas," tutup Meida

Hadir dalam rakor perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Dalam Negeri, dan juga Kementerian atau Lembaga terkait lainnya. Rakor dilaksanakan di Hotel Haris Vertue, Jakarta.

Foto & Reporter : TWS

Kategori: