Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on May 14, 2019

Jakarta (13/05) - Asisten Deputi Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri, senin pagi memimpin rakor evaluasi PIP tahun 2018 dan diskusi integrasi PIP dengan PKH,  di ruang rapat lantai 6 Kemenko PMK,  Jakarta. 

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi penyaluran,  penarikan manfaat PIP,  Dana PIP yang tidak tersalurkan oleh Bank di tahun 2018, dan mencegah anak putus sekolah dan penarikan kembali anak tidak sekolah,  serta diskusi rencana integrasi PIP dan PKH. 

Dalam rakor tersebut Femmy mengatakan bahwa,  dalam sosialisi ini ada testimoni dari siswa penerima KIP yang telah melanjutkan ke pendidikan tinggi dan memperoleh bidik misi.  Sosialisasi ini akan dilakukan dengan menggunakan media elektronik,  yang akan dilaksanakan pada awal November 2018 dan dilanjutkan sampai bulan April 2019.

" Pelaksanaan program PIP ini untuk membangun keluarga produktif dan memberikan manfaat kepada anak-anak penerima program PIP, " ujar Femmy

Sementara itu PKH dan PIP mempunyai tujuan dan penerima yang sama,  yaitu memberikan akses pendidikan dan mengurangi anak putus atau yang tidak melanjutkan sekolah.  Ada beberapa identifikasi tantangan utama pelaksanaan PIP dan PKH,  diantaranya kelompok penerima manfaat,  sinkronisasi dan perlindungan sosial daerah serta kurang efektif nya koordinasi,  sosialisasi dan edukasi.  Oleh karena itu,  kontribusi utama rekomendasi tunjangan anak (integrasi PKH dan PIP) diantaranya harus memperbaiki sasaran penerima,  pelaksanaan dan  kinerja program,  serta menyederhanakan proses perhitungan dan nilai manfaat program. 

" Saat ini perhitungan nilai manfaat PKH dilaksanakan setiap tahun sehingga memiliki kompleksitas yang tinggi," tambahnya. Pemberian nilai manfaat per anak tanpa membedakan usia dan jenjang pendidikan diharapakan dapat mempermudah menghitung penilaian manfaat yang diterima.

Kategori: