Foto :
- Kristian Suryatna
Lampung/Merak/Tanjung Priok (1/6) - Berbagai persiapan sudah dilakukan pemerintah dalam rangka memastikan arus mudik lebaran tahun 2019 berjalan lancar. Mulai dari membangun infrastruktur jalan hingga sarana prasarana pendukung, seperti posko-posko di sepanjang jalur mudik.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek masih terus melakukan pemantauan secara langsung di sejumlah titik arus mudik.
Pada H-7 lebaran lalu, tepatnya Selasa (29/5), Menko PMK beserta para menteri teknis terkait memantau jalur mudik selatan khususnya wilayah Garut, meliputi Pos Pelayanan Cikaledong dan Pos Limbangan.
Pemantauan berlanjut pada H-5 atau Sabtu (1/6). Menko PMK beserta menteri teknis terkait dan juga rombongan menuju Pelabuhan Merak. Setibanya, Menko PMK langsung melihat proses ticketing yang sudah dilakukan secara elektronik melalui e-ticketing, dengan menggunakan data pribadi yang ada di e-KTP dan pembayaran dilakukan secara non tunai, sehingga proses transaksi menjadi lebih efisien dan akurat.
Bahkan, berdasarkan pengakuan sejumlah pemudik yang diwawancarai langsung oleh Puan, mudik tahun ini dirasa lebih nyaman dengan berbagai fasilitas yang tersedia. Begitupun harga tiket eksekutif kapal feri yang dibanderol Rp50 ribu juga cukup terjangkau.
"Alhamdulillah sampai H-5 semuanya lancar. Berbagai fasilitas sudah sangat baik, tim kesehatan standby, lalu lintas juga terkendali, ketertiban pengunjung, sehingga aktivitas perjalanan mudik tahun ini menurut saya sudah sangat baik," pungkas Puan.
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menambahkan bahwa di Pelabuhan Merak terdapat tujuh posko kesehatan. Masing-masing didukung oleh dokter jaga, perawat, serta ambulans yang siaga 24 jam.
Tak berhenti sampai di situ, rombongan menteri melanjutkan perjalanan melewati tol yang merupakan jalur mudik dari Pulau Jawa ke Sumatera. Tepat di rest area KM 119, Lampung Tengah, Menko PMK menjelaskan secara umum ada enam titik rest area yang sudah siap.
"Ini memang masih sementara, karena itu yang kita cek di sini adalah kesiapan, kesehatan termasuk ambulans lalu toilet dan warung juga harus ada. Kesiapan-kesiapan seperti ini yang harus terus kita evaluasi," ucapnya.
Lebih lanjut, Menko PMK telah berkoordinasi dan meminta langaung kepada Pertamina untuk mengirimkan tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) ke setiap rest area agar masyarakat tidak mengalami kehabisan bahan bakar.
Kemudian, Menko PMK beserta rombongan bertolak untuk melakukan pemantauan secara langsung Terminal Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok. Pamantauan ini untuk melepas peserta mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut Dobonsolo tahun 2019.
Menko PMK juga berkesempatan untuk mewawancarai beberapa pemudik terkait fasilitas yang diberikan di dalam kapal. Ia juga menyerahkan sejumlah kenang-kenangan kepada beberapa pemudik yang membawa anak. Beberapa pemudik tersebut menyatakan kegembiraannya terhadap kapal Dobonsolo ini karena mereka mendapatkan makanan untuk berbuka puasa dan sahur dengan menu sehat yang berisi nasi, daging atau ayam, buah-buahan, jus, dan susu kotak.
Di akhir kunjungan kerjanya hari ini, Menko PMK menjelaskan bahwa mudik gratis ini menuju Semarang ini mengangkut kurang lebih 2.300 penumpang dengan lama perjalanan kurang lebih 15 jam, dimana nantinya pada tanggal 10 Juni, para pemudik ini akan kembali lagi ke Jakarta.
Lebih lanjut, mudik gratis ini merupakan program Pemerintah Joko Widodo yang sudah dijalankan selama 3 tahun. Selain ke Semarang, mudik gratis dengan kapal laut juga akan menuju ke Panjang, Bandar Lampung. Program mudik gratis ini bukan hanya dengan kapal laut saja, tetapi juga dengan bus dan kereta api. Tahun ini, Pemerintah 'mengantarkan' sebanyak kurang lebih 400.000 orang pemudik secara gratis ke berbagai wilayah.
Menko PMK juga mengingatkan kepada peserta mudik untuk terus memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama dalam perjalanan, agar perjalanan menuju kampung halaman lancar dan selamat sampai tujuan.
Hadir mendampingi Menko PMK; Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek; Menteri Perhubungan, Budi Karya; Kepala Staf Angkatan Laut, Siwi Sukma; dan beberapa perwakilan lainnya.
Reporter : Rieska
Editor : Puput
Kategori:

