Foto :
- Deputi 6
Padang (27/06) – Asisten Deputi Pemberdayaan Perempuan Kemenko PMK, Wagiran memaparkan berbagai ruang lingkup, permasalahan, peluang, dan tantangan, dalam meningkatkan peran dan kapasitas perempuan dalam pembangunan. Kiprah perempuan di berbagai bidang seperti sosial, budaya, ekonomi, dan politik diharapkan tidak mengganggu urusan domestik sebagai pendidik pertama dan utama generasi penerus. Diskriminasi, pelecehan, pornoghrafi, kekerasan dalam rumah tangga, dan rendahnya akses masih mendominasi masalah perempuan, terlebih dengan pesatnya perkembangan teknologi. Hal demikian menuntut kepekaan para perempuan dalam menyikapi dan mengambil langkah.
Dalam menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman harus menyusun program dan kegiatan yang terpadu pada semua OPD dan menerapkan perencanaan dan penganggaran yang responsive gender (PPRG), mendorong pihak swasta (BUMD dan Pengusaha) untuk meningkatkan program kemitraan dan CSR, dan memberi ruang kepada organisasi masyarakat sipil (OMS) dalam meningkatkan peran sertanya dalam pemberdayaan perempuan, lanjut Wagiran.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman sudah melakukan banyak terobosan dan inovasi dalam memajukan dan meningkatkan pemberdayaan perempuan. Di bidang pertanian, sudah mempunyai produk unggulan dan sudah dipatenkan seperti Durian dan Padi, serta beberapa lagi yang masih dalam proses sertifikasi dengan IPB.
Ibu Revan, sebagai pelaku usaha di beberapa komoditas misalnya, mengaku sangat antusias untuk mendorong dan membuka peluang untuk para perempuan Padang Pariaman. Di samping itu juga pengusaha coklat akan menggerakkan para perempuan sebagai petani maupun pengepul coklat yang khas dan sudah banyak permintaan dari manca negara.
Rakor ini berhasil mempertemukan beberapa pengusaha yang mempunyai komitmen untuk memajukan dan meningkatkan pemberdayaan perempuan Padang Pariaman. Rakor diselenggarakan pada Rabu kemarin (26/06) di The Axana Hotel Padang dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman dengan menghadirkan Narasumber Kadis Sosial P3A; Kadis Naker, Perdagangan, dan UMKM; dan Ketua UMK Provinsi Sumbar. Rakor diikuti oleh 100 peserta perwakilan dari OPD terkait, Organisasi Perempuan, dan tokoh masyarakat. (Sumber Asdep 2 kedep VI Kemenko PMK).
Kategori:
Reporter:
- Deputi 6
