Jakarta (12/07) – Staf Ahli Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaaan, Aris Dharmansyah, pagi ini memimpin rakor persiapan pelaksanaan monitoring dan evaluasi KKN RM 2019 di ruang rapat lantai 3 Kemenko PMK, Jakarta. Rapat ini bertujuan untuk identifikasi progres pelaksanaan KKN RM 2019, persiapan monev dan tindak lanjut serta usulan pelaksanaan KKN RM 2019.
Dalam paparanya, Aris menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN RM ini sudah menginjak tahun ke 3, dan untuk tahun 2019 akan ada 33 PTN yang akan ikut KKN RM. Pada KKN RM tahun sebelumnya sangat menggemberikan, artinya respon positif dari PTN terhadap kegiatan KKN RM ini dinilai sangat bermanfaat dan positif. Sementara itu untuk Kemenko PMK sendiri yang ditugaskan sebagai koordinator, pelaksanaan KKN RM tingkat nasional dinilai sangat membantu sekali, karena rata-rata dalam pelaksanaan KKN ini hampir diatas 1000 Mahasiswa, artinya KKN RM sangat potensial sekali untuk mengimplementasikan revolusi mental melalui KKN.
“ ada tiga prioritas monev KKN RM 2019, diantaranya PTN yang belum pernah di monev pada tahun sebelumnya, PTN yang memilki permasalahan urgent untuk diselesaikan, serta monev dengan pertimbangan khusus “ Tambah Aris.
Untuk mekanisme monev KKN RM 2019, Lanjutnya, tiap-tiap kelompok dapat mengunjungi satu lokasi dengan jadwal menyesuaikan waktu TUP ( jadwal paling lambat diserahkan pada tanggal 15 juli 2019). Selain itu, jumlah personil dalam tim monev harus menyesuaikan alokasi pendanaan yang diajukan melalui mekanisme TUP, yang selanjutnya akan disiapkan kuisioner (administrasi dan substansi) sebagai tools untuk memudahkan pelaksanaan monev KKN RM 2019.
Diakhir paparanya, Aris berharap pelaksanaan KKN RM 2019 ini bisa berjalan dengan lancar, aman, tertib dan sukses, dan dapat mengimplementasikan program revolusi mental melalui KKN RM 2019 ini.
Kategori:
