Foto :
- Deputi 1
Bandung (20/9) -- Paska pelatihan pengurangan risiko bencana bagi warga masyarakat dari 9 desa yang tersebar di wilayah kerja Sektor 1 dan 2 DAS Citarum Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu dan Minggu (21 - 22 September) Kemenko PMK melalui Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana, Deputi bidang Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana melakukan sosialisasi dan aksi nyata bersama-sama kurang lebih 900 orang yang tersebar di 9 desa. Aksi nyata yang dilakukan bersama diantaranya pemasangan rambu dan jalur evakuasi, pembuatan tempat penampungan sampah, gerakan bersih-bersih saluran irigasi, kerja bakti pembersihan jalan dan lingkungan desa.
Asdep Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Iwan Eka, dalam arahannya menyampaikan penanganan sungai Citarum tidak hanya difokuskan pada revitalisasi Sungai Citarum melainkan juga pentingnya mengedukasi masyarakat dan mengajaknya untuk melakukan perubahan cara pandang dalam memahami dan melestarikan lingkungan.
Kepala desa Girimulya kecamatan Pacet, Elit Komara menyampaikan sangat optimis peningkatan pemahaman bencana dan peduli lingkungan pada masyarakatnya berkat adanya peran berbagai pihak dari unsur pemerintah pusat dan daerah, TNI, serta masyarakat yang terlibat dalam program Citarum Harum. Masyarakatnya secara swadaya membuat dan memasang rambu-rambu dan jalur evakuasi bencana.
Sementara, Kepala Badan Pertimbangan Desa (BPD) Cihawuk kecamatan Kertasari, Dedy Wahyudi, dalam laporannya menyampaikan bahwa telah menyiapkan usulan program dalam upaya pengurangan risiko bencana pada rencana pembangunan desa. Usulan kegiatan adalah mitigasi struktur (pembangunan talud pada daerah rawan longsor) dan mitigasi non struktural melalui edukasi kebencanaan mengingat wilayah Desa Cihawuk memiliki potensi risiko bencana longsor dan banjir
Tokoh lainnya, Pjs Kepala Desa Cikembang kecamatan Kertasari, Agus Sofyan menyampaikan kegiatan sosialisasi pengurangan risiko bencana telah menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat desanya akan potensi ancaman bencana longsor saat musim hujan dan bencana kekeringan saat musim kemarau.
Diakhir kegiatan, Iwan Eka juga menyampaikan pentingnya untuk memviralkan kegiatan positif menunjang keberhasilan program Citarum Harum melalui akun media sosial masing-masing. Dengan menambahkan hastag #citarumrevolusimental, positif membantu menyampaikan informasi adanya dukungan masyarakat dalam revitalisasi DAS Citarum.
Kategori:
Reporter:
- Deputi 1
