Foto :
- Puput Mutiara
Jakarta (24/10) – Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Kawasan Pedesaan Kemenko PMK, Awal Subandar, pagi ini membuka rapat koordinasi harmonisasi RPKP 2020-2024 dan optimalisasi intervensi program kegiatan kementerian/lembaga, di Jakarta. Dalam rapat ini dibahas tentang harmonisasi dan pedoman penyusunan dokumen masterplan RPKP 2020-2024, usulan lokus KPPN 2020-2024 dan strategi optimalisasi program intervensi .
Dalam paparanya, Awal mengatakan bahwa status perkembangan desa pada RPJMN 2015-2019, walaupun terjadi tarif kenaikan status desa-desa di lokus KPPN, dukungan program dan kegiatan masih belum optimal dikarenakan intervensi program pararel dengan penyusunan RPKP. RPKP perlu di review kembali dengan stokeholder yang dicantumkan dengan matriks multisektor di RPKP, apakah program yang diajukan dalam matriks multisektor dapat dibiayai sesuai tugas, fungsi, kewenangan dalam rencana kerja K/L perlu dicarikan solusi bersama.
Dokumen RPKP, lanjutnya, perlu ditingkatkan sosialisasinya ke K/L atau pemprov. Sehingga program atau kegiatan dalam RPKP, bisa menjadi acuan monitoring program mana yang sudah dikerjakan dan mana yang belum dikerjakan agar bisa dilaporkan secara periodic.
“ kawasan pedesaan yang maju tidak berarti berubah menjadi kota. Tetapi tetap berciri khas keasrian alam, kearifan lokal, budaya dan tradisinya. Ketersediaan sarana dan prasarana desa yang lebih baik, pelayanan dasar yang semakin baik, melek informasi dan teknologi, ekonomi yang menguat, kualitas hidup yang kian meningkat, merupakan harapan dan cita-cita kawasan pedesaan di masa yang akan datang “ Ujar Awal.
Diakhir paparanya, awal mengatakan bahwa kebijakan peningkatan keterkaitan perkotaan dan pedesaan bertujuan menghubungkan keterkaitan fungisional antara pasar dan kawasan produksi, dapat dijabarkan melalui dua strategi, yakni 1) perwujudan konektifitas antara kota sedang dan kota kecil, antara kota kecil dan desa, serta antar pulau, 2) perwujudan keterkaitan antara kegiatan ekonomi hulu dan hilir desa kota melalui pengembangan klaster khususnya kawasan agropolitan, pariwisata dan transmigrasi.
Kategori:
Reporter:
- Puput Mutiara
