Foto :
- Deputi 6
Tangerang Selatan (16/12) – Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra menyampaikan pidato kunci pada Peringatan Hari Ibu Ke-91 Kota Tangerang Selatan.
Dalam pidatonya, Ghafur mengajak seluruh elemen di Kota Tangerang Selatan untuk saling berkolaborasi wujudkan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak. Menurut Ghafur, pemenuhan delapan fungsi keluarga merupakan upaya mewujudkan hal itu.
Kedelapan fungsi itu, kata ghafur, adalah fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan. Juga diperlukan upaya pencegahan perkawinan di bawah umur.
Selain itu, Ghafur menyampaikan semangat peringatan hari Ibu harus dapat dimaknai sebagai momentum untuk melakukan peningkatan pemberdayaan perempuan. Terutama dalam perkembangan teknologi saat ini, para perempuan harus cepat beradaptasi dan memanfaatkan itu untuk mengembangkan diri sendiri dan keluarga.
Seperti diketahui bahwa peningkatan pemberdayaan perempuan merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Di mana pembangunan sumber daya manusia yang terampil dan menguasai ilmu pengetahuan/ teknologi merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Joko Widodo.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangerang Selatan, Drg. Khairati, M.KES menyampaikan perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya.
"Begitu juga pengasuhan dalam keluarga, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang tua namun perlu didukung oleh semua pihak," ujar Khairati.
Menurut Khairati, pelibatan semua unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye/gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender sangat penting.
"He for She yang telah menjadi salah satu komitmen global juga menjadi perhatian. Demikian juga para perempuan millennial harus bisa mengikuti dan mengantisipasi perkembangan jaman serta bisa memanfaatkan era revolusi industri 4.0.," ungkap Khairati. (Sumber: Asdep2/Dep VI).
Kategori:
Reporter:
- Deputi 6
