Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 01, 2014

Jakarta, 1 September  - Meski Kota Palembang Sumatera Selatan hari ini Senin, 1 September 2014, diselimuti kabut asap tebal, namun sejumlah penerbangan dari Kuala Namu International Airport (KNIA) ke Bandara Sultan Syarif kasim II masih lancar.

Seperti dilansir laman Tempo,Co., belum ada informasi dari pihak maskapai di Bandara KNIA yang menunda ataupun membatalkan keberangkatan ke kota Palembang karena gangguan kabut asap. Manager OIC Bandara KNIA, Djamal Amri kepada wartawan mengatakan hari ini, memang ada informasi kabut asap di kota Palembang, namun belum mengganggu penerbangan untuk tujuan rute tersebut.

"Namun, kita dan maskapai penerbangan akan terus berkordinasi dengan pihak terkait apabila kondisinya membahayakan dan tidak tertutup kemungkinan penerbangan ke daerah itu akan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan," ungkap Djamal.

Bau Asap Menyengat di Banjarmasin

 Sementara itu diberitakan laman Tribunnews.com, udara Palangkaraya, Kalteng, mulai tak sehat. Paling tidak, itu karena bau asap dari pembakaran lahan yang terjadi sangat terasa.

Terutama pada pagi hari. Meski tidak ada kabut yang membatasi jarak pandang, bau asap menyengat ini dirasakan mulai mengganggu karena membuat mata perih dan kepala pusing.

“Bau asap sangat menyengat. Belum lagi debu jalanan. Rasanya bernafas sesak,” komentar Gina Aulia, satu warga Jalan Jati Ujung Panarung, Minggu (31/8/2014).

Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran lahan di Palangkaraya semakin sering terjadi dalam intensitas besar. Meski sampai kemarin, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masih mencatat kondisi udara baik.(Tc/Tn/Gs).