Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 15, 2014

Wonosobo – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Pokja Pengendali PNPM Mandiri yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan Workshop Model Peningkatan Peran Daerah Dalam Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (PKPM). Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Kresna Wonosobo dan secara resmi dibuka oleh Maya Rosida (Wakil Bupati Wonosobo) didampingi oleh), Sujana Royat (Tenaga Ahli Menko Kesra) dan Pamuji Lestari (Asisten Deputi Kemenko Kesra Urusan Pemberdayaan Masyarakat) pada hari kamis 11 September 2014. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dan akan berakhir pada hari jumat 12 September 2014 sore.

Workshop ini merupakan workshop lanjutan dari workshop yang pernah diselenggarakan di Kota Semarang tanggal 26-27 Agustus lalu. Workshop ini mengundang empat dari tujuh kabupaten yang dipilih Provinsi Jawa Tengah sebagai lokasi ujicoba pengembangan model penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat menuju Desa Berdikari di Jawa Tengah. Keempat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Cilacap. Masing-masing Kabupaten diwakili oleh SKPD terkait penanggulangan kemiskinan, akademisi, pelaku PNPM Mandiri serta perwakilan camat dan lurah.

Kegiatan workshop kali ini akan membahas lebih detil mengenai rencana aksi dan kesiapan dari masing-masing Kabupaten dalam melaksanakan model yang sedang dikembangkan ini. Sehingga diharapkan setelah dari kegiatan ini, masing-masing pemerintah daerah akanmemiliki rencana aksi dan persiapan yang lebih baik dan dapat bergerak cepat menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan model dimaksud.

Wakil Bupati Wonosobo menyampaikan “Setiap desa, kelurahan dan kecamatan punya akar persoalan dan lingkaran kemiskinan masing-masing yang tidak sama satu dengan lainnya. andai tidak tahu lingkaran kemiskinan di suatu daerah maka besar kemungkinan cara yang dipilih untuk penangulangan kemiskinan tidak tepat. dibutuhkan seperti pemetaan partisipatif, dengan pemetaan partisipatif sangat penting untuk diagnosa apa penyakit kemiskinan di suatu daerah”.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama model PKPM dengan menetapkan lokasi pilot di 7 (tujuh) Kabupaten yang berada di kawasan pilot. Ketujuh Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten: Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, dan Wonosobo sebagai lokasi pilot model pembangunan Kawasan Desa Berdikari dengan menerapkan pola pemberdayaan masyarakat yang selama ini diterapkan dalam PNPM Mandiri.

Workshop ini membahas dan merumuskan lebih detil mengenai rencana aksi daerah dalam melaksanakan pilot model. Pembahasan ini terkait pelaksanaan 10 komponen pemberdayaan masyarakat dalam implementasi UU Desa, yaitu: 1) alokasi anggaran dan mekanisme penyaluran dana; 2) penyelenggaraan pendampingan desa; 3) perencanaan dan penganggaran desa; 4) sistem dan mekanisme tata kelola yang baik; 5) kelembagaan masyarakat; 6) pengelolaan aset masyarakat; 7) pengarusutamaan program kementerian/lembaga berbasis desa; 8) pengelolaan keuangan desa; 9) peningkatan kapasitas pelaku; 10) sistem informasi dan sosialisasi.