Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 24, 2014

Jakarta, 24 September – Wapres RI Boediono memberikan Sambutan pada Pembukaan MTQ Internasional 2014, Selasa (23/9/2014) malam di Palembang. Berikut Sambutan lengkap Wapres pada acara tersebut.(Gs).

Sambutan Wakil Presiden pada Acara Pembukaan MTQ Internasional 2014

Palembang, 23 September 2014

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua

Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karuniaNya, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini, dalam acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Internasional Tahun 2014. Shalawat dan salam, semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, serta para pengikut beliau hingga akhir zaman.

Saya ingin menyampaikan selamat datang kepada para tamu kafilah MTQ dari negara-negara sahabat serta para Qori-qoriah dan Hafiz-hafizah dari seluruh Indonesia yang malam ini hadir di Kota Palembang untuk mengikuti acara Pembukaan MTQ Internasional Tahun 2014.

MTQ Internasional tahun ini mengambil tema “Melalui MTQ Internasional Kita Tunjukkan Citra Islam yang Ramah, Sejuk, dan Damai”. Kegiatan ini memiliki arti yang penting. Selain untuk memotivasi lahirnya kader-kader Qari-Qoriah dan Hafiz-Hafidzah yang bertaraf internasional, juga lebih penting dari itu, untuk mensyiarkan nilai-nilai luhur kemanusiaan dan keislaman yang terkandung di dalam Al-Qur’an.

Kita wajib bersyukur ke hadirat Allah SWT karena di tengah situasi dunia yang tidak sepi dari gejolak ini kita masih diberikan rahmat, berupa situasi nasional yang kondusif. Kita bersyukur karena kita dapat menjalin tali silaturahim dan persahabatan antarbangsa melalui event keagamaan seperti MTQ ini.

Allah SWT menjanjikan dalam Al-Quran bahwa Ia akan menambah nikmatNya bagi siapa saja yang pandai bersyukur dan memperingatkan kepada orang-orang yang kufur nikmat. Syukur nikmat akan melahirkan kesadaran untuk memelihara, meningkatkan, dan memperbaiki segala kekurangan yang masih ada.

Al-Qur’an adalah sumber petunjuk dan pedoman hidup yang tidak pernah ketinggalan zaman dan menjawab kebutuhan umat manusia sampai kapanpun dan dimanapun. Kebenaran Al-Qur’an melintas ruang dan waktu.

Allah SWT mengutus nabi Muhammad SAW nabi terakhir sebagai rahmat bukan saja bagi umat Islam tapi bagi semesta alam. Agama Islam adalah agama kasih sayang yang mengajarkan kepada kita untuk menjauhi segala bentuk kekerasan kecuali sebagai jalan terakhir ketika kita harus membela diri dari serangan yang tak dapat dielakkan. Al-Qur’an tegas melarang Muslim untuk memaksakan kehendak kita kepada pihak lain, termasuk dalam berdakwah.

Agama Islam adalah agama akhlak dan tidaklah kita bisa mengklaim diri kita sebagai Muslim bila perilaku kita jauh dari akhlak yang mulia. Kekerasan dan terorisme berlawanan dengan Islam yang benar. Dalam hadis yang terkenal Rasulullah mengatakan bahwa membunuh satu orang saja yang tidak bersalah sama dengan membunuh seluruh kemanusiaan.

Dari banyak ayat-ayat dan tanda-tanda keagunganNya, Allah SWT telah menciptakan berbagai suku bangsa dengan bahasa dan adat yang berbeda-beda agar ummat manusia menjadi lebih kaya dengan saling mengenal satu sama lain.
 
Melalui forum Musabaqoh dan forum-forum lain kita menemukan kembali dan menyebarkan pengertian Islam yang benar kepada anak didik kita agar mereka tidak terjatuh ke dalam ajaran yang salah, ajaran yang mengajak penggunaan kekerasan dan menjauhkan kita dari kedamaian dan kerukunan bersama.

Marilah pula kita pelihara dan kita kembangkan bersama agar Islam di negeri kita menjadi contoh dan teladan bagi ummat Islam di negeri-negeri lain.

Islam di Nusantara yang sejak Wali Songo telah membuktikan diri sebagai agama yang mampu beradaptasi dengan budaya dan adat lokal. Kita juga bersyukur bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia yang telah membuktikan bahwa Islam kompatibel dengan kemajuan dan kehidupan demokrasi.

Islam menjamin kebebasan beragama dan melindungi kelompok-kelompok minoritas sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad dalam Piagam Madinah. Islam peduli kepada mereka yang lemah dan tidak mampu. Islam menuntut kita untuk tidak pernah berhenti meraih ilmu dan menempatkan ilmuwan pada derajat yang tinggi.

Islam mengajarkan kita untuk mengejar kehidupan duniawi yang baik, tetapi juga mengingatkan kita tentang kefanaan dunia ini dan bahwa amal apapun yang kita lakukan disini menjadi bekal bagi kehidupan kita di akhirat nanti.

Melalui MTQ Internasional kita dapat membangkitkan keteladanan di masyarakat dan dapat mengobarkan semangat persahabatan antarbangsa dalam bingkai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Prinsip-prinsip dan pesan-pesan perdamaian terangkum secara lengkap di dalam Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup umat Islam di seluruh dunia. Dari Al-Qur’an, kita mendapat banyak inspirasi untuk membangun tatanan dunia yang lebih aman, damai, adil, dan harmonis.

Al-Qur’an mengandung konsep dasar tentang penyusunan masyarakat yang bermoral dan berperadaban tinggi. Al-Qur’an sarat dengan ide-ide keadilan sosial dan ekonomi yang harus diperjuangkan dalam kehidupan umat manusia dimanapun.

Sebagai bangsa dengan keragaman suku, etnis, dan agama, sangat relevan kita berpedoman pada Al- Qur’an yang mengajarkan prinsip-prinsip tasamuh dan hidup berdampingan secara damai dengan umat yang berbeda keyakinan, tanpa mengganggu akidah dan ibadah masing-masing. Setiap golongan umat beragama harus mencari titik persamaan dan bukan permusuhan.

Semoga dengan semangat MTQ ini kita dapat semakin meningkatkan kerukunan, kedamaian, dan keramahan dalam keberagamaan kita sebagai umat manusia. Mari kita ciptakan kehidupan antarumat beragama yang harmonis, penuh toleransi, dan kasih sayang serta menjunjung tinggi kesucian manusia yang wajib dilindungi. 

Demikianlah sambutan saya pada kesempatan yang berbahagia ini.

Kepada jajaran Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang beserta mitra pelaksana dan seluruh masyarakat Kota Palembang, saya sampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya MTQ Internasional ini.

Kepada seluruh kafilah peserta MTQ Internasional Tahun 2014 saya ucapkan selamat mengikuti MTQ Internasional.

Akhirnya, dengan memohon ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, maka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim MTQ Internasional Tahun 2014 secara resmi saya nyatakan dibuka. Selamat melaksanakan kompetisi. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi dan melindungi kita semua. 

Terima kasih.
Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Wakil Presiden Republik Indonesia
Boediono (wapres.go.id/Gs).

 

Kategori: