Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 29, 2014

Jakarta, 29 September  - Laju pertumbuhan penduduk di Sulawesi Barat termasuk tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 2,68 persen per tahun atau setiap jam 18 anak lahir di provinsi tersebut. Bahkan, angka kelahiran ini mengalahkan laju pertumbuhan penduduk nasional yang hanya mencapai 1,49 persen.

Dalam perhitungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN ) Sulbar, seperti dilansir laman Kompas.com., jumlah kelahiran di Sulawesi Barat setiap hari mencapai lebih dari 300 anak atau rata-rata 18 bayi lahir setiap jamnya.

"Yang memprihatinkan, karena jumlah kelahiran yang tinggi di Sulbar itu mayoritas justru pada keluarga miskin, mereka secara ekonomi kurang mampu tapi memiliki banyak anak, sehingga berpengaruh pada kemampuan membiayai pendidikan anak dan sektor kesehatan keluarga," kata Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar, Abdullah Kemma kepada wartawan dalam acara Orientasi Teknis Parameter Kependudukan se-Sulbar, Sabtu ( 25/9/2014) di Mamuju.

Abdullah menjelaskan, BKKBN terus menyosialisasikan agar pasangan usia subur dapat mengendalikan kelahiran, termasuk mengatur jarak antar kehamilan. Data BKKBN yang bersumber dari Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk di Sulbar hingga tahun 2010 mencapai 1,5 juta lebih. Padahal tahun 2000, jumlah penduduk Sulbar hanya 891.000 orang. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah karena selain tingginya kelahiran anak, arus migrasi penduduk dari provinsi lain juga ikut mennambah jumlah penduduk. (Kc/Gs).