Jakarta, 23 Juli - Memasuki musim kemarau panjang, sembilan kecamatan yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo,Jawa Timur mulai dilanda kekeringan.
Sembilan kecamatan yang masuk kategori kritis kekeringan ini, berdasarkan hasil survey yang dilakukan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo.
Yakni,kecamatan Banyuputih, Asembagus, Jangkar, Arjasa, Kendit, Mlandingan, Suboh, Jatibanteng, dan Kecamatan Banyuglugur.
"Dari sembilan kecamatan yang kritis, karena masyarakat harus menempuh jarak sejauh tiga kilometer ke mata sumber air," tersebut adalah wilayah yang dilanda kering kritis," ujar Zainul Arifin, kepada Surya(Tribunnews.com Network)
.
Untuk mengatasi krisis air besih tersebut, pihaknya menyuplai air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tak hanya itu, untuk mengatasi kekeringan yang menjadi rutinitas tahunan. Maka pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan pipanisasi dan pembuatan sumur bor.
Sehingga masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau tidak akan terjadi kembali.
"Kita upayakan, paling tidak mencari sumber air dulu," kata Zainul.(Tn/Gs).