Jakarta (27/02) – Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK), rabu sore memaparkan konsep penguatan usaha ekonomi masyarakat di Kemenko PMK, Jakarta. Organisasi independen non-profit ini sudah lama bergerak dalam pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia.
Assisten Deputi Bidang Kawasan Khusus dan Strategis Kemenko PMK, Wijanarko Setyawan yang membuka Rapat Penguatan Ekonomi Masyarakat kali ini mengatakan, audiensi dengan PUPUK sangatlah penting. Hal itu sehubungan dengan implementasi UU No 6 Tahun 2014 tentang desa yang kini memasuki tahun kelima. “Dalam perkembangannya, berbagai program kegiatan pengusulan usaha ekonomi desa yang berskala desa dan kawasan telah dilaksanakan guna mencapai visi Nawa Cita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” ujar Widjanarko.
Sementara itu, Sekjen PUPUK, Early Rahmawati menyebut perlunya dilakukan pengembangan ekonomi masyarakat berkelanjutan. PUPUK sendiri memiliki visi usaha kecil yang kuat dalam struktur ekonomi Indonesia, serta kewirausahaan yang tumbuh berkembang berbasis kebudayaan nasional di berbagai sektor barang maupun jasa, sehingga melahirkan sebanyak-banyaknya wirausahawan tangguh yang siap menghadapi persaingan global. PUPUK juga memiliki misi melaksanakan program-program penguatan usaha kecil dengan basis potensi yang dimiliki oleh usaha kecil dan kebutuhan usaha kecil dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya yang dimiliki Indonesia melalui berbagai pendekatan.
Kategori:
