Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 08, 2014

Jakarta, 8 September - Banyuwangi menyelenggarakan Banyuwangi Batik Festival (BBF) untuk kedua kalinya. Acara puncak BBF sendiri digelar pada 20 September 2014, di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi.

Seperti dilansir laman Republika Online, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, BBF merupakan salah satu event wisata dalam rangkaian Banyuwangi Festival yang mempunyai beragam acara sampai akhir tahun nanti. "Pergelaran ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan kekayaan budaya lokal,"katanya, Ahad, (7/9/2014).

Terdapat  banyak daerah, ujar Anas, yang bersemangat membawa tema budaya luar ke tingkat lokal.  "Kami justru membawa tema budaya lokal ke level global salah satunya lewat Batik Festival ini,” ujarnya.

Menurut dia, batik bukan lagi dianggap bagian dari gaya lawas, tapi sudah menjadi gaya hidup masa kini. Batik telah menjadi tren.

”Tren ini harus dijawab dengan keseriusan semua elemen untuk mendorong pengembangan batik, baik dari sisi desain, kemasan event, maupun aspek ekonominya termasuk pemasaran.  Tahun ini, BBF akan mengangkat motif batik ”Kangkung Setingkes”, tahun lalu, motif yang diangkat adalah "Gajah Oling"," kata Anas.

"Kangkung Setingkes", terang Anas, salah satu dari 44 motif batik Banyuwangi yang paling mudah ditemui.  BBF 2014 ini dirangkai dengan lima event sekaligus, mulai lomba desain motif batik, lomba desain busana batik, lomba mencanting, lomba peragaan busana, hingga pameran.

Lomba desain, kata Anas,  banyak diikuti oleh desainer muda Banyuwangi. ”Ini memberi kesempatan bagi para desiner batik Banyuwangi untuk membuka jaringan dengan industri fesyen nasional,” katanya. (Rol/Gs).