Jakarta, 16 Juli - - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kanwil Jabar terus melakukan peningkatan peserta menjelang program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang akan mulai berjalan pada tahun 2015 mendatang.
Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jabar Iwan Kuswan mengatakan dalam penahapan kepesertaan pemberi kerja non penyelenggara negara, wajib mendaftarkan pekerjanya pada BPJS Ketenagakerjaan pada 1 Juli 2015 mendatang.
Menurutnya, dalam roadmap BPJS Ketenagakerjaan, tahun 2018 nanti diharapkan bisa mencapai target 40 juta tenaga kerja di Indonesia. Dan pada tahun 2014 diharapkan bisa mengcover 15,2 juta orang.
"Sedangkan untuk di Jabar sendiri kita targetkan perlindungan tenaga kerja mencapai 800 ribu orang," jelas Iwan kepada wartawan, Rabu (16/7/2014), seperti dilansir laman Okezone.com..
Iwan menuturkan, untuk mencapai target tersebut pihaknya melakukan sejumlah upaya-upaya perluasan jaringan distribusi. Di antaranya, dengan mendorong pembentukan kantor cabang pembantu.
Selain itu, pihaknya juga melakukan kerjasaman dengan perbankan dalam program service point office bersama Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Jabar Banten (BJB).
"Kita juga terus meningkatkan kerjasama dengan pemerinta kabupaten/kota melalui pelayanan satu pintu dan peningkatan pelayanan dengan implementasi service blue print, yakni perubahan," tukasnya.(Oz/Gs).